(Songfic) Forgetting You

forget

– Forgetting You –

Author: @Hannayunisty || Main Cast(s): Lee Junho, Bae Suzy, Kim Myungsoo || Length: Ficlet || Genre: Sad, romance || Rating: PG-15

DISCLAIMER : fanfiction is made by me and this story is based from 2AM – Forgetting You’s lyric. This story is 100 % mine.

– © Hannayunisty Fanfiction –

Even this moment with painful heart

Will it over someday?

Even this tears that look endless

Will it stop someday?

Even the tears, even the lingering

I hope them not to remain, it is too painful though

Lee Junho POV

Tak bisakah waktu itu dapat diulang ?

Dan aku bisa menahan semua perasaan ini.

Perasaan yang seharusnya ku hentikan sejak awal kita bertemu

Aku mencintaimu, dan selamanya aku akan tetap mencintaimu

Seharusnya kau tak usah hadir dalam hidupku

Karena kehadiranmu membuatku begitu rapuh

Terlebih untuk melupakanmu,

Aku lah orang yang tak akan pernah bisa melupakanmu, Bae Suzy …

 

Setahun yang lalu masih terasa begitu indah, sejak aku dan dia masih bisa berkata ‘kita’. Dan kini aku ya hanya aku. Gadis cantik itu masih terus selalu membayangi otakku. Aku membutuhkannya. Dia seperti heroin bagiku, dia begitu adiktif. Setahun yang lalu, kini dan waktu yang akan datang pun, ku pastikan dia masih menjadi heroinku. Bahkan aku terlihat seperti lelaki yang begitu lemah. Pabo Junho! Kalau tau semuanya akan begini, aku tak akan mau mengenalmu, mengenal rengek manjamu, sifat kekanakanmu dan wajah malaikatmu yang membawaku terjerumus ke dalam pesonamu. Tapi semuanya telah terlambat, dan hanya  penyesalan pun yang kini selalu mengikutiku.

Flashback

 

Gadis yang ada di hadapanku ini terlihat begitu muram, tak seperti biasanya. aku terus memandanginya sampai ia bertanya suatu hal kepadaku.

 

“Oppa, apa kau tak pernah ingin melepaskanku?”

 

DEG

 

“Apa yang kau tanyakan hemm? Kalau menurutmu bagaimana, Suzy?” Balasku sesantai mungkin mencoba meredakan kecemasan yang sedang menjalar di pikiranku

 

“Aku menyerah. Mianhae …” Lirih gadis cantik ini

 

“Menyerah? Apa maksudmu?”

 

“Oppa tau kan? Dari awal aku memang tak mencintaimu, aku hanya menganggapmu sebagai Oppa-ku. Tak lebih dari itu. Dan ketika kau memintaku untuk menjadi yoejachingu-mu aku menjadi begitu bingung dan kau terus memaksaku sehingga aku tak tega untuk menolakmu. Berharap suatu saat rasa sayangku menjadi rasa cinta kepadamu tapi semuanya tak berjalan, Oppa. Aku tetap tak bisa mencintaimu, mianhae …” jelas gadis itu membuat seorang Lee Junho terdiam. Ya, aku hanya diam, tak percaya dengan semua yang dikatakannya. Air mataku ingin segera ku loloskan tapi rupanya aku masih bisa bertahan untuk menjadi namja yang kuat dihadapannya.

 

“Baiklah, sudah setahun kau mencoba dengan keras. Aku mengerti.”

 

“Oppa, tetaplah menjadi Oppa-ku sampai kapanpun. Aku menyayangimu, hanya itu yang bisa kulakukan. Aku yakin, masih banyak yoeja yang lebih baik dariku.” Jelas gadis itu dengan isakkan yang kudengar. Dia menangis, apa yang sebenarnya ia tangisi. Bukankah ini malah membuatnya begitu lega karena sudah berhasil melepaskan namja yang selama ini terus memaksanya untuk mencintai namja yang sama sekali tak ia cintai.

 

“Ne. kenapa kau menangis? Apa kau berat untuk melepaskan Oppa hemm?”

 

“Ani, aku takut Oppa marah kepadaku dan malah menjauhiku nanti”

 

Kenapa bisa kau sebegitu egoisnya, Suzy? Bukankah kau ingin melepaskan aku? Tapi kenapa kau juga tak ingin aku menjauhimu hah? Itu malah membuatku semakin tak rela untuk kau lepaskan

 

“Mian, aku tak bisa. Kalau kau melepaskanku maka biarkanlah aku menjauhimu. Hanya dengan cara itu, Suzy. Ya, mungkin dengan cara itu aku bisa menetralkan perasaanku.” Balasku dan langsung beranjak pergi dari hadapannya

 

Setelah beberapa kalimat yang ku lontarkan aku langsung pergi. Aku tak mau menyiksa diriku karena melihat wajah cantiknya yang berlinangan air mata. Lebih baik aku pergi dan melepaskannya secara utuh.

 

Flashback end

“Junho-ya!!!”

“YAK! Kau itu pasti selalu saja melamun. Ish”

“Oh, kau! Aku hanya sedang ingin membuat lagu.”

“Ne, arraseo… tapi kau juga harus memikirkan bisnis keluargamu kan?” Ujar Wooyoung. Dia adalah sahabatku dan sudah kuanggap sebagai saudaraku. Dia tau segalanya tentangku. Dan pastinya tentang hobiku yang membuat keluargaku menentang keras hobiku itu.

Composser. Ya, itulah cita-citaku sedari dulu karena hobiku adalah membuat lagu. Aku sangat menyukai music. Dari mulai memainkan alat music dan menyanyikan lagu aku bisa semuanya. Bahkan menciptakan lagu pun aku bisa. Sewaktu di bangku sekolah, aku memiliki sebuah band. Di saat band-ku ditawari rekaman oleh suatu perusahaan music terkenal di Seoul, orang tuaku tak menyutujui dan membuatku mengundurkan diri dari band itu. Sehingga aku dibenci oleh teman-teman band-ku karena aku lah mereka tak bisa debut. Karena vocalist dan guitarist band itu adalah aku.

Semuanya pun telah berlalu hingga seorang gadis cantik dan periang itu mendatangi kehidupanku. Membuatku ingin melanjutkan cita-citaku. Ya, sudah kubilang kan dia itu heroinku? Ya, heroin yang bisa membuat kita fly dengan angan-angan yang ingin kita lakukan. Aku menjadi semangat untuk mengejar cita-citaku menjadi seorang composer. Gadis itu adalah putri dari salah satu pemilik perusahaan music di Seoul. Dia merupakan adik tingkatku di kampus.

“Aissshh… kau melamun lagi eoh?” Omel Wooyoung membuyarkan lamunanku

“Junho, malam ini kau ikut denganku ya? Kau tau Kim Minjun kan? Ituloh senior kita sewaktu dulu. Malam ini dia akan bertunangan dengan pacarnya Wang Fei. Dia mengundangku dan dia menyuruhku untuk mengajakmu juga”

“Ani, kau bisa datang dengan pacarmu kan?” balasku malas

“Nah, tadinya juga aku ingin mengajaknya. Keundae dia sedang  sibuk dengan skripsinya. Oh iya Jieun kan sekelas dengan Suzy. Apa Suzy juga sedang mengurusi skripsinya hem?” Tanya Wooyoung

“Mungkin.” Ujarku datar

“Junho, Mian aku keceplosan hehe”

“Gwenchana, aku juga sudah biasa saja”

“Mwo? Biasa? Tapi kenapa wajahmu muram begitu hahahahaha” Ujar Wooyoung berniat menggodaku lagi

“Aishh, kau benar-benar bawel sekali! Sudahlah lebih baik kau keluar dari kamarku sana!”

“Ani, aku harus membawamu pergi bersenang-senang. Agar matamu tak menjadi lebih sipit lagi. Kau pasti begadang terus kan? Membuat lagu lagi eoh? Sudahlah kau jangan siksa dirimu terus. Suzy itu bukan yang terbaik untukmu! Ini sudah setahun dan kau belum juga menemukan penggantinya? Ckckck cinta macam apa itu? Cinta mentok hemm? Hahahahaha” cerocos Wooyoung. Anak ini benar-benar membuatku kesal saja. Ya, kini aku memang sudah menjadi composser lagu. Dan orang tuaku pun akhirnya menyetujui karena Suzy yang selama ini selalu meyakinkan orang tuaku. Lagi-lagi karena gadis itu. Arggggghhhhhh~

“Ah baiklah, nanti malam aku ikut denganmu”

“Nah begitu dong, itu baru namanya composser hebat Lee Junho kkkk~”

“Ne, aku memang hebat. Dan akan lebih hebat lagi jika aku berhasil mengeluarkanmu dari kamarku.”

“YAK!!!! Baiklah, aku keluar!

 

Author POV

I will forget you (now) and erase you
Your name, you, your photo and even your dark fragrance
When the time passes (again to me) and another love comes to me

Gemerlap bintang pun memeriahkan sebuah pesta di daerah gangnam. Junho dan Wooyoung pun mendatangi pesta itu dengan pakaian terbaik mereka. Junho, lelaki itu memakai kemeja putih dengan sedikit garis hitam di bagian tengah kemeja itu disertai jas tuxedo putih yang menutupi tubuh atletis Junho yang membuatnya semakin tampan.

“Wah, Junho kau juga datang?” Sapa namja sang pemilik pesta itu

“Ne, hyung. Wooyoung memaksaku untuk ikut dengannya”

“Good Job. Kalau tau kau akan datang, aku pasti meyuruhmu untuk memeriahkan pestaku.” Jelas namja itu. “Aku akan menyuruhmu menyanyi tentunya hehehe” Lanjut namja tersebut

“Wah, Minjun hyung. Otakmu memang encer, pantas saja kau lebih dulu menikah dibanding kita hihihi” celetuk Wooyoung

“Mwo? Memang ada hubungannya ya Woo?” balas Minjun dengan polosnya

“Hahahahahaha kau itu benar-benar percaya dengannya ya? Mana ada hubungannya hyung kkkk~”

“Ah Junho, kau tak usah tertawa. Nanti matamu hilang bagaimana?” Ejek minjun. Cisshh, menyebalkan!

Obrolan namja-namja itu pun pun lama-lama semakin tak jelas hingga acara puncak pun dilaksanakan. Minjun memasangkan cincin di jari manis Fei, tunangannya. Andai itu Junho dan Suzy. tsk, lagi-lagi Junho seperti membayangkan dirinya dengan Suzy

“Junho Oppa”

DEG

Suara ini, kenapa lagi-lagi terdengar olehku? Mana mungkin ini suara yang selalu aku rindukan. Batin Junho

Sebuah lengan mengusap pundak namja itu, membuat namja itu menoleh kearah seseorang tersebut.

“Oppa, apa kabar?” Suara itu terdengar semakin jelas dihadapan lelaki itu. Ya, suara ini pemilik dari gadis yang selalu menjadi heroin dari seorang Lee Junho. Bae Suzy.

“Baik, bagaimana denganmu? Kau mengenal Minjun hyung juga?” Ujar Junho menetralkan suasana kecanggungan diantara mereka

“Kabarku juga baik. Aku kenal dengan Fei eonni. Oppa, kau semakin tampan saja hehehe” Ujarnya manis. Hal ini yang membuat lelaki yang ada dihadapannya tak bisa menolak pesona dari gadis cantik ini.

Suzy, gadis ini terlihat semakin cantik. Dengan mini dress yang digunakannya, membuat ia menjadi seperti wanita dewasa.

“Oppa, kau kesini dengan siapa? Apa dengan yoejachingumu?”

GLEK

Junho hanya bisa menelan ludah dengan pertanyaan yang Suzy lontarkan. Apa dia sedang mengejekku eoh? Bahkan dia tak terlihat menyesal atas pertanyaannya itu. Batin Junho

“Aku masih sendiri dan aku kesini bersama Wooyoung” Ujar Junho dengan penekanan kata ‘sendiri’

“Oh, baiklah. Aku ingin ke Fei eonni dulu untuk memberikan selamat. Senang bertemu denganmu lagi, Oppa” Ujar Suzy canggung dan langsung pergi

Bae Suzy POV

I will forget even the last staying memory

Your empty place without you
Will be filled with love
I hope them not to remain, it is too painful though

Lee Junho, namja yang setahun lalu aku lepaskan. Dia terlihat semakin dewasa dan tampan. Sejujurnya aku sangat merindukannya. Tapi, aku tak berani untuk mengatakannya. Bahkan aku tak berhak untuk mengatakan hal itu. Sekarang aku sudah dimiliki oleh orang lain. Kim Myungsoo, lelaki yang kini ada disampingku ini. Bahkan sebentar lagi aku akan menikah dengan namja tampan ini. Tahun depan orang tua kami sepakat untuk menikahkan kami. Ya, aku dan Myungsoo Oppa memang dijodohkan hingga Myungsoo Oppa kini mencintaiku. Tapi aku belum mencintainya, mungkin nanti. Ya, seperti yang dulu kurasakan. Aku awalnya menyayangi Junho Oppa hingga aku menganggapnya seperti kakak-ku dan aku memutuskan untuk tidak bersama lagi dengannya dan setelah itu aku malah mencintainya. Bukankah itu sungguh begitu telat. Ketika kau melepaskannya dan kau baru menyadari kalau kau telah mencintainya?

“Chagi, kajja kita berdansa?” Ajak Myungsoo Oppa membuyarkan lamunanku

“Eh, apa Oppa ? berdansa?”

“Ne, kita juga harus ikut memamerkan kemesraan kita kan? Lihat saja yang berdansa, bukankah itu teman-temanmu kan?”

“Tapi aku malu, aku kan tidak bisa berdansa.” Ujarku agar aku tidak berdansa dengan Myungsoo Oppa

“Nanti aku yang akan mengajarimu langsung. Kajja!” Ujarnya sambil menarik lenganku dan membawaku ke lantai dansa.

Kini aku dan Myungsoo Oppa berdansa di tengah-tengah sorak sorai tamu undangan pesta ini. Aku malu, walaupun yang berdansa bukan hanya aku tapi teman-temanku terus saja menyorakki ku. Aissshhh, menyebalkan! Maka dari itu aku tak berani melihat kesekitar karena wajahku aku arahkan ke dada bidang Myungsoo Oppa.

“Suzy-ah, musiknya sudah berhenti.” Bisik Myungsoo Oppa

“Eh, iya hehehe” Balasku. Aigoo.. aku malu sekali, aku tak sadar kalau musiknya sudah berhenti. Ah, Suzy paboya~

“Wah Suzy, sudahlah kau juga ikut bertunangan saja sekarang hahahaha. Kau sungguh membuatku iri” Celetuk Fei eonni. Aisshhh, ini benar-benar memalukkan.

Aku hanya bisa menyunggingkan senyumanku saja. Dan Myungsoo Oppa malah mengucapkan terimakasih pada orang-orang dan langsung mengecup keningku. Dan itu malah membuatku semakin terpuruk. Namja ini beda sekali dengan Junho Oppa. aigoo, bagaimana dengan Junho Oppa jika melihatku kini? Yak! Apa yang aku pikirkan? Pasti Junho Oppa sudah tidak mencintaiku lagi. Errrrrrrrrrr~

Lee Junho POV

You (already forgot me) the break up (is it only difficult for me)
You are so happy with someone else
You (are you having no trouble) the break up (is it only difficult for me)
When the time passes I will forget even this pain
Please take my love that is deeply nailed

Senyuman polosnya kini sudah dimiliki orang lain. Kini, aku benar-benar harus melupakannya. Namja yang ada disampingnya terlihat begitu bahagia. Siapapun yang memiliki Suzy pasti merasakan kebahagiaan yang sama. Gadis cantik ini memang begitu berharga, seharusnya aku tak melepaskanya dulu.

“Junho, Suzy-mu sudah diambil namja lain. Be strong! Banyak yoeja lain yang mengangumimu. Just move on, bro!” Ujar Wooyoung

“Ne, aku akan mencoba melupakannya. Thanks bro!” Balasku dengan singkat

Sepertinya Tuhan sudah memberikan keadilan padaku, aku berhasil menggapai cita-citaku tapi ada suatu hal yang harus kurelakan kepergiannya. Bukankah itu sangat adil?

“Junho, Suzy sedang menghampirimu. Lihatlah” Bisik Wooyoung dan aku langsung melihat kearah gadis cantik itu, dia berjalan kearahku bersama lelaki itu. Hufth, Junho kau harus kuat!

“Oppa, aku pamit pulang ya. Dan ini Myungsoo Oppa” Ujarnya dan mengenalkan lelaki itu kepadaku.

“Kim Myungsoo imnida. Aku calon suami Suzy, Junho-ssi” Lelaki itu mengenalkan dirinya padaku. Cissh, bahkan dia mengenalkan padaku bahwa ia calon suami Suzy.

“Lee Junho imnida, senior Suzy di kampus.”

“Wah Suzy, kau akan menikah kapan memangnya? Bukannya kau masih mengurusi skripsimu kan? Sama seperti Jieun?” Celetuk Wooyoung

“Kita akan menikah setelah Suzy wisuda. Nanti kita pasti akan mengundang kalian” Myungsoo menjawab pertanyaan Wooyoung. Sepertinya dia sangat bangga sekali, lihat saja dia malah mempererat pegangan lengannya pada pundak Suzy. Aisshhh, lebih baik aku tidak datang ke pesta ini seharusnya.

“Ne, Oppadeul. Orang tua kami yang merencanakan itu semua.”

“Apa kalian dijodohkan, Suzy?” Tanya Wooyoung

“Ne, awalnya kita dijodohkan dan kini kita saling mencintai. Iya kan, chagiya?” Balas Myungsoo.

“Ah ne.” Jawab Suzy

Baiklah, kini aku kalah. Aku tak bisa terus menerus hidup dengan bayangan Suzy. aku harus melupakannya. Kalau dia bisa menemukan lelaki yang lebih baik dariku. Aku juga harus bisa menemukan gadis yang mungkin lebih bisa menghargai perasaanku dan bisa membalas peraaan cintaku. Selamat tinggal, Suzy. Now, I’m forgetting you.

-END-

Sekian Songfic geje saya kkk~

Aku pake cast JunZy soalnya lagi seneng sama 2 bersaudara JYPNation ini, mereka sering mention-mention di twitter jadi nampaknya ada sesuatu yg harus kita bongkar diantara mereka. Terlebih Junho yg pernah bilang suka ke Suzy di twitter dulu hihihi. Sebenernya saya Myungzy shipper sejati kok, buktinya di ending cerita tetep menyatukan mereka kan? *poor Junho

lagi seneng sama lagunya 2AM-Forgetting you, so saya coba-coba bikin songfic deh dan hasilnya ternyata ancur ya

-_-

ternyata bikin cerita sad itu ga mudah loh, chingudeul. Jadi tolong hargai author amatir ini ya huhuhuhu. Saya butuh saran dan kritik dari kalian semua *bow

Advertisements

34 responses to “(Songfic) Forgetting You

  1. .__. gantung tidak sih? Kok seperti ada yang kurang ya kak? Tidak terlalu mengerti juga._.
    Terus, kenapa aku tidak suka karakternya si Myungsoo? Apa karena sedang terkena virus JunZy? Atau karena aku bacanya pas badmood kali ya jadi tidak paham? #o’otnya kambuh
    Sudah itu saja, sepertinya aku kalau comment di ff kakak selalu panjang dan tidak bermanfaat semua, maaf ya, kak ;_; saya masih amatiran(?)
    Fighting, and keep writing!

    • gwenchana chingu ..
      aku tampung kritik dan sarannya kok =]
      gantung ya? hehe mian kalo kurang bisa dimengerti, author jg masih amatiran .-.
      gomawo ya ^^

  2. Yaahh kok udah end aja thor??
    Ffnya keren thor.. Feel nya dpet..
    Kasia juga sama junho oppa u,u
    thor aku bleh reques ff junho-suzy gak.. Tapi yg happy end..
    Gomawo thor.. Fighting!!

  3. bner thor kta2 mu yg d’atas. klw cwo yg trsakiti#aq gk bgtu nyesek..klw cwe malah kasian.
    Bagus ff’a, d’tunggu yg lain’a

  4. huwaaa sebagai junzy shiper aku sediih baca ff inii…*poor junho
    sebagai obat pelipur lara kesedihanku author hrs buat ff junzy yg happy end..*kkkk modus

  5. aish thor ceritanya sedih. kasihan junho. aku jg myungzy shipper tp kalo ada cast cwo yg suka suzy dan tersakiti jdi ikutan sedih dan kasihan.T_T. ff nya bagus dan feelnya jg dapet. buat ff yg happy ending y thor.^^
    😀

  6. Yah…kok Myungsoo nya keliatan maksain bngt ya…suka deh sama kalimat”nya, daebak thor, feelnya dapet pula…hhehe lanjut

  7. Keren kok thor tapi pEndek bgt trus kasian junhonya..∂к̣̣̥ϋ jga suka Junzy tp Myungzy jga suka. Pkoknya pairnya sma suzy ∂к̣̣̥ϋ suka deh he he

  8. Han… Kamu nyakitin… =_= kasian bagt uri emperor =_=
    sabarrr yah…
    Good job lah… ga heran sama kamu mah… ff na sllu bagus penggunaan bahsa kamu tuh jempol lah ^_^

    AKU TUNGGU FF JUNZY LAINNYA…
    DAN HARUS HAPPY END…

    awas kalo ga happy end T.T

  9. #gigitjari
    *gregetan banget sama kisah cinta Junzy.

    Aigoooo Myungzy Happy Ending, tapi Junho kyaaaaaaa kasihan padahalkan cinta sama Suzy. Huft keren thor i like it 🙂 ditunggu karya2nya lagi. Hwaiting 😀

  10. Bagus kok thor;;) sebenernya saya MyungZy Shipper akut juga *gaknanya* tapi kok disini rada gak suka sama karakternya Myungsoo yaa-..- hihi ditunggu FF MyungZy lainnya:)

  11. Bagus thor, ceritanya antara sedih dan senang, hehehe
    sedihnya Junho harus kehilang Suzy 😦
    senengnya MyungZy bersatu 🙂

  12. hahhaa,.
    iyaa beneer,. si junho sayang bgt gitu keliatannya di twitter ama suzy..
    hihihi..
    kasiaan tapi disini diaa..
    fighting juno yaa 😀

  13. sedih liat junho ‘dicampakkan’ sama suzy, sama aku aja deh bang jun, aku perempaun baik dan lebih baik dr suzy kok *nunjukin puppy eyes biar ngalahin eye smilenya 😀

  14. I must thank you for the efforts you have put in writing this blog.
    I’m hoping to view the same high-grade blog posts by you in the future
    as well. In truth, your creative writing abilities has encouraged me to
    get my own, personal blog now 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s