Don’t Know How To Love Part 2

Don’t Know How To Love Part 2

 

Author: Admin Khunna/@Hannayunisty || Main Cast(s):  Bae Suzy, Kim Myungsoo, Choi Minho || Length: Chapter || Genre: Friendship, Romance, School life || Rating: PG-13

DISCLAIMER : fanfiction is made by me and this story is pure from my imagination. This fanfiction is 100 % mine.

– © Hannayunisty Fanfiction –

 paper0804_02_1280

 

Suzy POV

Jika aku mengingat masa 3 tahun yang lalu, pasti aku langsung mengingat masa dimana aku pertama kali mencintai seseorang. Sekaligus merasakan betapa sakitnya rasa cinta yang bertepuk sebelah tangan. Dia tak pernah menjadi milikku, aku hanya memiliki bayangan semunya saja. Mungkin aku terlalu percaya diri, tapi apa salah jika aku harus meyakinkan diriku bahwa aku juga patut untuk dicintai?

Aku melihat Sulli dan Kai begitu bahagia, kini kami sedang berada di Lotte World. Tempat bermain yang begitu mengasyikkan tapi menurutku lebih baik aku di rumah saja dan belajar untuk persiapan ujian masuk Universitas, dari pada melihat mereka malah asyik berduaan bemain wahana ekstrim meninggalkanku di bangku taman ini. memang benar kalau aku tidak sendiri, Myungsoo otomatis merasakan kejenuhan yang aku rasa tapi rupanya namja ini membawa gadget yang biasa ia mainkan sehingga ia tidak merasakan kekesalan seperti diriku. Sedangkan Jiyoung sudah pulang terlebih dahulu dan Taemin mengantarkannya, dia harus pulang karena tiba-tiba Eomma-nya memberitahukan kalau Haelmoninya akan datang.

 

“Myungsoo..”

 

“Emm”

 

“Aku pulang ya”

 

“Lalu aku bagaimana?”

 

“Kau kan sudah besar”

 

“Yaa… maksudku barang-barang ini” Myungsoo menunjukan tas Kai dan Sulli yang menitipkan kepada kami.

 

Mereka benar-benar keterlaluan, kalau mau berkencan seharusnya jangan mengajak aku huh!

 

“Bagaimana kalau kita mengerjai mereka?” Sahut Myungsoo sepertinya dia memiliki ide licik

 

“Mengerjai bagaimana?”

 

Lalu Myungsoo langsung merencanakan kejailannya untuk mengerjai Sulli dan Kai. Aku tak habis pikr ternyata dia memiliki otak yang cerdas juga, apa mungkin ini salah satu strategi yang sering dia mainkan dalam bermain game nya? Kkk

 

“Arraseo, kalau begitu aku yang menghubungi Sulli”

 

Aku langsung menelpon Sulli agar dia segera ketempatku ini. dia kira dia saja yang bisa bermain dengan puas! Aku juga tak mau membuang-buang uang untuk membeli tiket kemari!

 

“Eotthe?”

 

“Mereka akan segera kemari hehe”

 

“Good job” Ujarnya dengan tersenyum. Mwoya? Dia tersenyum? Ternyata freezer berjalan ini bisa juga tersenyum. Aku kira dia hanya tersenyum disaat dirinya memenangkan sebuah game atau disaat dirinya berhasil naik level permainan.

 

 

Author POV

 

“Kalian memangnya ingin naik apa?” Tanya Kai

 

“Gondola” Ujar Myungsoo asal

 

Suzy langsung menaikan alisnya menandakan kalau ia tidak mengusulkan akan naik itu.

 

“Wah, kalian ingin berduaan eoh?” Goda Sulli

 

“Aniyo! Kajja Suzy, kita kesana dan ini tas kalian! Kami juga ingin bermain wahana-wahana disini!” Ucap Myungsoo yang setelah itu langsung menarik lengan Suzy yang masih bingung.

 

Sulli dan Kai hanya tersenyum penuh kemenangan, mereka memang sengaja berpisah dengan Myungsoo dan Suzy karena mereka ingin merencanakan sesuatu.

 

“Sebentar lagi aku yakin Myungsoo beralih dari PSP nya” Ucap Kai yakin

 

Sementara itu Myungsoo dan Suzy kini sedang mengantri untuk menaikki gondola. Memang kurang pas jika menaikki wahana ini disaat musim panas seperti ini tapi Myungsoo yang tiba-tiba mengusulkan hal tersebut sehingga Suzy hanya bisa mengikuti Myungsoo.

 

“Kenapa kau mau menaiki ini? pasti akan panas sekali diatas”

 

“Aku tak punya ide lain hanya asal sebut”

 

“Setelah ini aku ingin  masuk ke wahana rumah hantu”

 

“Arra” Ucap Myungsoo singkat

 

Ternyata pemandangan Seoul di musim panas tidak begitu buruk juga. Buktinya gadis  cantik itu sedari tadi takjub dengan gedung-gedung yang memancarkan silau yang membuat gedung-gedung tersebut nampak terlihat seperti berlian.

 

“Myungsoo-ah, coba kau lihat gedung itu! Itu bukankah kampus Seoul University?” Tanya Suzy yang masih memandang kebawah

 

“Myungsoo…”

 

Suzy langsung membalikan arah kepada Myungsoo dan dia hanya mendecak kesal melihat Myungsoo yang sedang focus dengan ipadnya.

 

“YAK! Apakah hidupmu hanya didedikasikan untuk bermain game eoh?”

 

“Mwoya? Kenapa kau berteriak? Menggangguku saja!” Ujar Myungsoo masih menatap ipadnya

 

Suzy langsung duduk disamping Myungsoo dan menatap kesal namja tampan tersebut.

 

“YAK! Kau itu kenapa? Kenapa tak duduk disitu? Nanti ini tidak seimbang!”

 

Kemudian Suzy langsung mengambil ipad Myungsoo dan menekan tombol off.

 

“Yoeja gila! Apa yang kau lakukan?”

 

“Kau itu benar-benar menyebalkan! Kalau tau begini, aku lebih baik tidak mengikutimu!”

 

“Siapa suruh mengikutiku? Aish! Aku harus mengulang lagi permainan ini”

 

“Kau duluan yang menarik tanganku”

 

“Ah akhirnya selesai juga”

 

Suzy langsung menarik lengan Myungsoo dan memaksanya untuk menuju wahana rumah hantu

 

“Ya ya ya… kau kira aku binatang peliharaan yang bisa ditarik-tarik eoh?”

 

Myungsoo langsung melepaskan lengannya yang sedari tadi ditarik oleh Suzy.

 

“Kau berani kan?” Tanya Suzy

 

“Ne, mereka kan hantu bohongan”

 

“Baguslah”

 

Mereka langsung memasuki wahana yang dikenal menakutkan itu. Walaupun hanya hantu bohongan tetap saja bisa membuat orang-orang bergidik ngeri. Tak banyak orang-orang yang langsung pingsan setelah keluar dari wahana itu.

 

“Myungsoo, kau tetap disisiku kan?” Ujar Suzy yang terdengar ketakutan

 

“Kau takut kan? lalu kenapa kau malah ingin masuk wahana ini?”

 

“Aku ingin memacu adrenalinku dengan cara yang berbeda”

 

Suzy langsung menarik lengan Myungsoo, ia baru saja melihat bayangan hitam yang membuatnya menarik lengan orang yang berada disampingnya.

 

“KYAAAAAAAAAAAAAAA” Suzy langsung berlari sambil menarik lengan Myungsoo, Myungsoo hanya meringis mengusap telinganya.

 

Myungsoo langsung melepaskan lengan Suzy yang menarik tangannya. Ia kesal karena sedari tadi Suzy selalu saja menarik-narik lengannya dan kaos yang ia pakai pun menjadi korban tarikan gadis cantik itu.

 

Myungsoo langsung lega setelah keluar dari wahana tersebut. bukan lega karena ia terbebas dari hantu-hantu tadi tapi lega karena ia tidak mendengar teriakkan dari temannya itu.

 

“Suzy, sekarang kita kemana?”

 

“Mwo? Suzy eodi?”

 

Myungsoo langsung panic karena ternyata Suzy masih di dalam wahana tersebut. ia langsung masuk ke dalam wahana itu dari pintu keluar sehingga penjaga wahana tersebut menghampiri namja tampan tersebut.

 

“Jeosonghamnida, kau tak boleh masuk lewat pintu ini” Tegur sang penjaga

 

“Ahjussi temanku tertinggal di dalam, aku ingin menjemputnya”

 

“Kau bisa masuk lewat pintu masuk agar menjaga ketertiban”

 

“Aish… arraseo”

 

Myungsoo memasuki rumah hantu tersebut dengan wajah kesalnya. Ini akan memakan waktu lama jika ia masuk lewat pintu masuk dan dia tak bisa membayangkan bagaimana kacaunya Suzy saat ini.

 

“Gelap, bagaimana bisa aku menemukannya”

 

Setelah melewati beberapa lorong Myungsoo belum juga menemukan Suzy, ia tak yakin kalau ia bisa berhasil menemukan yoeja cantik itu.

 

“Suzy” “Suzy-ah” “Suzy… eodiya?”

 

“Hiks..hiks..hiks..”

 

Myungsoo langsung berhenti berjalan setelah mendengar tangisan yoeja. Ia merasa sewaktu pertama ia memasuki wahana ini, ia tak mendengar hantu yang menangis. Myungsoo langsung mencari darimana arah suara tangisan tersebut.

 

Dia langsung mengahmpiri seseorang yang diduga sedari tadi menangis. Dilihatnya seorang gadis yang sedang berjongkok sambil menelungkupkan wajahnya dikedua kakinya. Rambutnya yang panjang menutupi wajah gadis itu dan pasti yang melihat gadis itu langsung mengira kalau itu adalah salah satu hantu wahana tersebut.

 

“Suzy?” Tebak Myungsoo

 

Gadis itu langsung mendongakan wajahnya untuk melihat seseorang yang menghampirinya. Gadis itu langsung memeluk namja yang menghampirinya itu masih dengan tangisan yang keluar dari mata gadis itu.

 

“Suzy, gwenchana?” Tanya Myungsoo memastikan bahwa gadis itu adalah temannya.

 

“Myungsoo… kenapa kau meninggalkanku hiks..hiks..?”

 

“Mianhae, aku kira kau mengikutiku..”

 

“Uljima.. sekarang aku tak akan meninggalkanmu”

 

Keduanya langsung meninggalkan wahana tersebut, Suzy masih betah memegang lengan Myungsoo. Ia tak habis pikir ternyata wahana tersebut membuatnya bisa jantungan.

 

“Kau mau kemana? Ah, lebih baik kita istirahat dulu.. kajja kita naik ayunan itu saja. Sepertinya disana tidak begitu ramai” Ajak Myungsoo yang langsung diangguki oleh Suzy.

 

 

Myungsoo POV

 

Aku tak tega melihatnya menangis, aku jadi teringat Eomma yang dulu sering menangis jika bertengkar dengan Ahboeji. Eomma dan Ahboeji memang sudah lama bercerai dan aku pun menerima hal tersebut walau bagaimanapun aku tak mau melihat Eomma selalu saja menangis karena Ahboeji.

 

“Cha, kau bawa makanan kan? kau makan saja dulu” Tanyaku setelah kami duduk di sebuah ayunan

( NB: ayunannya kaya yang di drama big, yang suzy duduk sama shin won ho)

 

“Emm..”

 

Gadis itu langsung membuka tasnya dan mengeluarkan kotak makanannya.

 

“Ige, makananku cukup banyak”

 

Suzy memberikan sandwichnya kepadaku. Ternyata dia sudah berhenti menangis. Apa benar dia gadis yang cocok untukku? Gadis lelet yang cengeng, itulah yang kini bisa aku simpulkan terhadap gadis ini.

 

Aku mengambil sandwichnya dan langsung memakannya.

 

“Kalau tahu kau takut, aku tak akan mengijinkanmu masuk rumah hantu”

 

“Aku kira tidak begitu seram”

 

“Tsk, dasar sok pemberani”

 

“Mwoya? Kaww mengwejekku?” Ucapnya sambil memakan sandwichnya yang membuatnya berbicara dengan tak jelas

 

Ah satu lagi kesanku tentangnya, dia itu sangat lucu dan pola pikirnya seperti anak kecil.

 

“Kyeopta”

 

“Hah? Barusan kau bilang apa?”

 

Ah, aku keceplosan! Mana bisa aku mengucapkan hal itu. Myungsoo, ada apa dengan dirimu?

 

“Ani, aku hanya bilang kalau kau itu penakut”

 

“Ish! Wajar saja aku kan wanita”

 

Hahaha apa hubungannya kalau memang ia wanita? Gadis ini benar-benar polos sekali! Aku rasa aku mulai memperhatikannya.

 

“Sudah jam 2 ternyata. Hh.. hari ini lelah sekali” Ujarnya sambil mengecek ponselnya.

 

Dari pada bengong tak jelas lebih baik aku memainkan lagi game yang tadi aku mainkan.

 

I don’t need a man, I don’t need a man

 

Nada dering siapa ini? pasti ponselnya Suzy. aku langsung menoleh kesamping karena sedari tadi bunyi ponselnya terdengar selalu.

 

Aigoo! Pantas saja tak diangkat, ternyata dia tertidur pulas. Sepertinya telpon ini sangat penting, aku lansgung mengambil ponselnya dan melihat si nomor penelpon. Ternyata nomornya tak dikenal, belum tercantum di dalam kontak ponselnya. Keundae aku takut ini telepon penting lebih baik aku mengangkatnya saja.

 

“Yobosseo”

“…..”

“Nuguya?”

“Apakah ini ponselnya Suzy?”

“Ne, ada perlu apa?”

 

Mwoya? Sopan sekali penelpon ini, begitu saja menutup telepon! Suara namja, mungkin dia secret admirernya Suzy. tapi sepertinya dia langsung kaget karena aku yang mengangkat telepon. Biarkan saja toh aku tak berbuat apa-apa.

 

Tut

 

Aigoo! Kenapa aku malah men-delete nomornya di history.. mungkin tak apa, tapi aku harus memberitahu Suzy setelah dia bangun.

 

 

Author POV

 

Kai dan Sulli baru saja menyelesaikan makan siangnya di sebuah resto di dalam kawasan Lotte World. Terlihat sekali wajah sumringah Sulli yang sedari tadi menghiasi wajahnya.

 

“Kau senang?”

 

“He’em. Gomawo, ternyata kau memiliki perasaan yang sama denganku”

 

Kai langsung menggandeng tangan gadis yang kini telah menjadi kekasihnya itu

 

“Setelah ini kita harus menyatukan mereka” Ujar kai

 

“Arraseo. Yah, walaupun aku tak yakin Suzy bisa menyukai Myungsoo”

 

“Wae?”

 

“Temanmu itu selalu mengahadap ipadnya bagaimana bisa ia peduli dengan Suzy”

 

“Tenang saja, aku pasti akan membuat Myungsoo menjadikan Suzy seperti gadgetnya itu”

 

“YAK! Jadi kau anggap Suzy dan gadget sama begitu?”

 

“Tidak begitu..”

 

Obrolan mereka terhenti setelah melihat seorang namja dan yoeja sedang duduk di sebuah ayunan yang terdapat di kawasan tersebut. pemandangan umum yang biasa mereka lihat, namun ada yang berbeda dari namja yang duduk di ayunan tersebut. tatapan namja itu terfokus pada yoeja yang sedang tidur yang kini berada disampingnya. Sesekali ia mengusapkan rambut yang menghalangi wajah cantik yoeja tersebut.

 

Kai dan Sulli hanya tercengang melihat pemandangan yang mereka lihat. Mereka tak berpikir kalau rencana mereka akan seberhasil seperti ini.

 

“Sulli, kau lihat kan?”

 

“Ne… myungsoo… ah aku tak mengira dia memiliki perasaan yang lebih terhadap sahabatku”

 

“Kurasa sebentar lagi kita bisa double date”

 

“Ani, triple date” Ralat Sulli yang membuat Kai tersenyum

 

“Kita biarkan saja mereka”

 

“Arraseo”

 

 

Suzy POV

 

“Emm… panas sekali” aku langsung membuka mataku, aku melihat kesekeliling dan langsung melihat Myungsoo yang sedang memegang ipadnya.

 

“Kau sudah bangun?” Tanya nya

 

“Eoh”

 

Ah sudah jam 3, ah hari ini benar-benar panas sekali. Aku langsung mengikatkan rambutku yang tadi kugerai menjadi mengikatnya keatas. Untung saja tadi aku bawa ikat rambut.

 

“Myungsoo, aku ingin ice cream”

 

“Beli saja sendiri” Ujarnya yang masih menatap benda kesayangannya itu

 

“YAAAAKK!”

 

“Aigooo! Kau itu berisik sekali” Ucapnya uang kini mulai mengahadap kepadaku

 

“Mwo?” Matanya melotot setelah melihatku

 

“Wae?”

 

“A..aniyo” Ujarnya gugup

 

Kenapa dia? Apa ada yang salah dengan diriku? Apa ada kotoran yang menempel di wajahku? Atau aku tadi membuat pulau di sekitarku saat aku tertidur? Ah, aku bukan orang yang seperti itu. Memang dasarnya namja ini aneh sekali.

 

“Kajja” Ucapnya yang sudah berdiri

 

“Eodi?”

 

“Ish! Kau ini pabo sekali! Bukankah tadi kau meminta ice cream!”

 

Aku langsung mengikutinya. Dia malah berjalan dengan cepat, namja ini menyebalkan sekali sih!

 

“Myungsoo, tunggu…”

 

“Ck, yoeja lelet”

 

Mwo? Namja ini sungguh tak berperikewanitaan! Aku kan yoeja jelas saja langkahku tak selebar dia.

 

Kini kami telah sampai dikedai ice cream yang terdapat di kawasan Lotte World. Sejuknya, kalau tau begini sedari tadi aku numpang tidur disini saja.

 

Teeet teeet

 

From : Jiyeon

Suzy, aku tahu keberadaan Minho. Sekarang kau dimana?

Aku juga sudah menghubunginya dan memberikan nomor ponselmu

 

To : Jiyeon

Jinjjayo? Joengmal gomawo, Jiyeon-ah ^^

Aku sedang bersama teman-temanku. Mungkin jam 5 aku baru pulang. Besok aku akan ke rumahmu kalau begitu

 

“Kau kenapa?”

 

“Tidak apa-apa”

 

“sedari tadi kau senyum-senyum sendiri seperti orang gila”

 

Namja ini senang sekali mengatai orang lain. Mulutnya benar-benar tak bisa dijaga!

 

“Oh iya, tadi ada yang menelponmu”

 

Aku langsung melihat ponselku setelah Myungsoo mengatakan hal tersebut. entah kenapa aku langsung mengira Minho yang menghubungiku. Tapi setelah aku lihat history tidak ada nomor yang menelponku.

 

“Mianhae, tadi aku mengangkat teleponmu. Aku pikir itu penting dan setelah itu aku tak sengaja men-delete nomornya dari history”

 

Aku langsung membelakakan mataku setelah mendengar ucapan Myungsoo. Jadi tadi dia yang mengangkat, lalu bagaimana kalau yang menelpon Minho? Pasti dia mengira…

 

“Mianhae…” Ujarnya

 

Nasi sudah menjadi bubur, jika benar itu Minho mungkin dia akan menelponku lagi. Aku hanya bisa pasrah, mungkin saat ini bukan takdirku mendengar suaranya.

 

“Gwenchana”

 

Aku jadi tak semangat untuk bermain wahana yang lain, lebih baik aku pulang saja setelah ini.

 

“Suzy-ah”

 

Kudengar seseorang berteriak menyebutkan namaku sehingga aku langsung menoleh kearah sumber suara tersebut. aku lihat Sulli dan Kai datang menghampiri kami. Sulli, tampaknya sangat senang sekali begitu juga denagn Kai. Aku juga ingin seperti mereka, aku ingin Minho yang saat ini berada disampingku.

 

“Kau sepertinya senang sekali” Ucap Myungsoo pada Kai

 

“Arra, sekarang aku dan Sulli berpacaran”

 

“Wah… Chukkae! Berarti kalian harus mentraktirku” Ucapku yang ikut senang

 

“Emm.. nanti saja ya setelah pengumuman kelulusan penerimaan masuk Universitas”

 

“Mwoya? Lama sekali…” Cetus Myungsoo

 

“Sekalian kau mentraktirku juga” Ucap kai yang membuatku heran

 

“Mentraktir apa?” Tanya Myungsoo bingung

 

“Nanti juga kau tahu” Ujar Kai misterius

 

Tadinya aku ingin pulang namun Sulli mencegahku katanya kalau aku pulang berarti dia yoeja sendiri oleh karena itu aku tak jadi pulang. Aku mengikuti pasangan baru itu untuk bermain wahana yang belum kami naiki.

 

^^^^

 

Hari ini benar-benar lelah sekali, sekaligus membuatku menyesali perbuatanku karena aku tertidur sewaktu di ayunan tadi dan membuatku tak mengangkat telepon yang kukira dari Minho.

 

Ternyata Minho masih mengingatku. Aku senang sekali, ini bisa menjadi penyemangatku sebelum aku mengikuti ujian masuk Universitas. Dia memang belum pernah menjadi milikku tapi sebentar lagi aku pastikan kami akan bersama. Aku benar-benar merindukannya. sifatnya begitu menyenangkan, itulah salah satu yang aku sukai. Dia sangat perhatian sekali terhadapku, kalau saja dulu cinta datang disaat yang tepat waktu. Mungkin dari dulu kami sudah menjadi sepasang kekasih.

 

Cinta memang selalu datang seenaknya sendiri tanpa melihat keadaan seseorang. Dulu Minho tiba-tiba datang menyatakan cinta kepadaku dan sewaktu itu aku hanya menganggapnya sebagai temanku jadi aku belum bisa menerimanya. Namun rupanya beberapa bulan setelah itu, aku mulai menyadari kalau aku juga mencintainya. Dia, namja pertama yang aku suka. Dan entah sampai kapan perasaanku ini akan pudar karena sampai saat ini aku masih mengharapkannya. Sulit memang mengutarakan perasaan kepada seseorang, setelah dia pergi, aku baru menyadari kalau aku benar-benar membutuhkannya. Dia pergi tanpa pernah mengabariku, setelah berhasil menaklukan hatiku Minho pergi tanpa meninggalkan bekas. Aku tak tahu apa maksud dari kepergiannya, yang jelas dia sudah memberikan bekas yang begitu mendalam di hatiku.

TBC ….

Advertisements

34 responses to “Don’t Know How To Love Part 2

  1. nice one!! myungzy moment nya ngegemesin di part ini, next part ditunggu :)) fighting^^

  2. Fix bentar lagi Myungsoo bakal sakit hati:”(
    Myung udah mulai suka sama Suzy, tapi Suzy masih cinta sama Minho dan Minho malah muncul lagi-__-
    Ayolah Myung bikin Suzy suka sama kamu, singkirin dulu gadget dan game nya kkkkk~
    Daebak thor~

  3. Haaaaa myungsoo udh mulai suka sma suzy.. Ћϱћϱћϱ (ړײ)
    Itu minho yg tlpn? Yaahh.. Salah paham deh..
    Ditunggu part selanjutnya thor

  4. Lanjut thor,,
    Hmmmm
    Lupakn aj minho thu suzy,coba mulai ma myungsoo.
    Kekekekekee
    Daebak thor,mkin pnasaran.
    Hwaiting!!!

  5. Oooohhhhh jadi minho juga pernah mencintai suzy? Apa sampai skarang masih?
    Apa jangan-jangan yg nelpon suzy itu benar-benar minho. Aigoooo… pasti minho ngira kalo suzy dah punya namjachingu. Tapi gpp deh, MYUNGZY or MINZY dua-duanya aku shipperku. 🙂

  6. Myungsoo psti jntungan ngelyat suzy rmbutny d iket gthu… kkkkkk…. gengsian bnget myung oppa.. minho kpn muncul thor?? bkl seru nich klo ada minho.. d tggu next partny thor… fighting!! ^_^

  7. waduh,, gmn suzy,, kok masih cinta minho,,
    myungsoo gmn nih,,
    apa suzy bisa mencintai myungsoo dan melupakan minho,
    lanjut chinggu,,,

  8. Itu Minho ya yg nelfon Suzy, jangan2 dia masih ada rasa ma Suzy.
    Ternyata gitu, awalnya Suzy yg nolak Minho…eh malah jadi cinta ma Minho.
    Apakah hati Suzy bisa bertahan buat Minho? Atau malah berpindah hati ke Myungsoo..hehhe
    Ehhem..Myung si maniak game mulai terpesona ya ma Suzy xixixi
    Next part ditunggu^^

  9. Bagus tuh thor… Mudah2an suzy sadar kl dgn minho dia cuman mengagumi saja tp dgn myungsoo dia mencintai… Ayo donk thor jgn pisahkan myungsoo…

  10. Moment myungzy di sini tuh so sweet bgt + kocak juga kkk~ myungsoo sampe gugup gitu pas liat suzy udh ngiket rambutnya kkkk~
    Next part ditunggu .. Jgn lama2 yaa 😉

  11. Jangan sampai minho jdi penghalang myungzy,,semoga suzy cpt suka sama myungsoo,,next part

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s