Game Over (Part 4)

Title : Game Over

Author : Hannayunisty

Main Cast :

  • Bae Suzy
  • Kim Myungsoo
  • Nichkhun Horvejkul as Bae Nichkhun

Cast : Choi Minho, 2PM’s Members , Lee Jieun,

Genre : Romance, Family, Crime, Mistery

Rating : PG-16

Type : Chapter

Untitled-1

DISCLAIMER : fanfiction is made by me and this story is pure from my imagination. This fanfiction is 100 % mine. Don’t be plagiat and forbid for silent readers!

– ©2013 Hannayunisty Fanfiction –

Nb : Yang bergaris miring tebal adalah flashback

 

Author POV

Gadis dengan outfit yang serasi itu turun dari mobil yang mengantarnya menuju tempat dimana ia menimba ilmunya. Tak lupa ia berpamitan dengan kakaknya yang setiap hari memang selalu mengantarkan gadis cantik tersebut.

“Suzy-ya” sapa gadis berperawakan mini dari kejauhan, Suzy pun langsung menghampiri temannya itu

“Anyyeong Jieun-ah” ucapnya dengan senyum yang menghiasi wajah cerahnya

“Wah sepertinya kau sedang dalam keadaan bahagia ya? Apa kau telah mendapatkan yoeja untuk Khun oppa?” selidik Jieun

“Mwo? Aniyo… memangnya tak boleh jika aku bahagia walau tanpa ada alasan eoh? Kajja kita ke kelas saja”

Tanpa mereka sadari dari kejauhan terdapat seseorang pria yang menatap kearah salah satu gadis cantik tersebut, lalu pria itu pun langsung tersenyum lalu pergi setelah ada sapaan dari temannya yang baru datang di kampus tersebut

“Minho, kenapa kau disini? Kau ambil mata kuliah kebawah?”

“oh Jinki. Ani, aku hanya ingin ke kampus lebih pagi saja”

“ck dasar aneh, yasudah aku ke kelas dulu ne”

“Chankaman, kau ikut ke kelas A1?” pria itu langsung mengangguk. “Kau kenal dengan Bae Suzy?” lanjut Minho

“Tentu, siapa sih namja yang tak kenal dengan gadis secantik Bae Suzy itu kkkk. Wae? Jangan bilang kalau dia itu adalah targetmu selanjutnya”

She’s my first love and she’ll be my last love too” ucap Minho lalu pergi begitu saja tanpa membeberkan alasan kenapa lelaki itu bisa mengucapkan kata-kata yang menurut temannya itu sangat tabuh bagi Choi Minho

I think he’s gonna crazy now” gumam Jinki sambil melanjutkan langkahnya menuju kelas

*******************************

Kini Junho ditemani Nichkhun untuk mencari informasi lebih lanjut tentang Jen, pria tampan itu menawarkan diri untuk membantu Junho menyelesaikan tugasnya. Hari ini mereka berniat akan mencari tau tentang keluarga Jen yang masih tinggal di Korea, dimulai dari mendatangi sebuah kedai makanan jepang yang diduga dimiliki oleh salah satu keluarga Jen.

“Kau yakin ini kedai yang ia maksud?” Tanya Khun

“Ne, ini kedai jepang. Kuyakin informasi dari mantan karyawannya itu memang benar”

Nichkhun masih kurang yakin dengan apa yang dilihatnya, kedai yang diduga milik dari keluarga Jen itu adalah kedai yang minggu lalu ia datangi bersama Suzy. tepatnya kedai ini kepunyaan Myungsoo, sunbae Suzy di kampusnya. Tapi bukankah Myungsoo sudah tidak memiliki orang tua kan?

“Kajja kita masuk” ajak Junho

“Lebih baik kita pesan makanan dulu saja” saran Khun sebelum menanyakan keberadaan pemilik kedai ini kepada pegawai

Setelah 20 menit mereka menghabiskan makanan, kedua lelaki tampan itu langsung memanggil salah satu pegawai yang bertugas di dalam kedai tersebut.

“Agasshi, boleh aku bertanya sesuatu tentang pemilik kedai ini?”

“Tentu saja. Apa yang bisa kubantu?”

“Apa pemilik dari kedai ini adalah Kim Myungsoo?”

“Nde, Tuan. Boss kami sangat tampan dan dia masih sangat muda, dia masih kuliah di Seoul University”

Tepat sekali, ini memang kedai Myungsoo, tempat kuliah dan jurusan yang ia sebutkan pun sama dengan Myungsoo. Lalu apa benar ia masih memiliki hubungan dengan Jen?

“Apa benar jika Myungsoo hidup sendiri di Korea?”

“Benar sekali, dia hidup sendiri disini. Sebenarnya ada apa tuan tuan tampan ini menanyakan boss saya? Apa kalian mengenal boss?”

“Ani, hanya saja kami tertarik dengan usaha kedai jepang ini” jawab Junho asal

“Ne, kalau begitu kami pamit pulang dulu”

Khun dan Junho segera keluar dari kedai tersebut dan langsung membicarakan tentang Myungsoo yang merupakan pemilik dari kedai jepang itu

“Berarti Suzy dalam bahaya”

“Maksud hyung?”

“Suzy berteman baik dengan Myungsoo, jika benar Jen mengenal Myungsoo berarti bisa saja Jen akan mencelakai Suzy”

“Kau tak usah mencurigainya dulu sebelum ada bukti-bukti yang menjurus. Kalau menurutku Suzy bisa dijadikan sebagai informan bagi kita”

“Yaa! Neo! Apa kau sudah gila? Mencampurkan Suzy kedalam masalah berbahaya ini eoh? Bagaimana kalau benar Myungsoo itu berhubungan dekat dengan Jen? Kau ingin aku hidup lebih sengsara lagi?”

“Mianhae hyung, aku tak bermaksud. Tapi memang sebaiknya kau terus memantau kedekatan Suzy dan Myungsoo”

“Arasseo, itu sudah pasti akan kulakukan”

Myungsoo POV

Bae Suzy, entah kenapa aku merasa sudah lama dekat dengan gadis ini. apa dulu aku pernah bertemu dengannya ya? Andai saja kecelakaan itu tidak terjadi, mungkin aku bisa hidup dengan orang tuaku sampai saat ini. saat itu aku tidak tau apa yang terjadi sewaktu aku berumur 14 tahun. Aku tak ingin bagaimana wajah aboeji dan eomma ku, yang aku ingat hanya Jin hyuk ahjussi yang selama ini merawatku. Aku membenci Negara ini sehingga aku ikut melancarkan pekerjaan jin hyuk ahjussi. menurut ahjussi, keluargaku jatuh karena kekejaman Negara ini, mereka difitnah telah menggelapkan dana dan akhirnya keluargaku membawaku pergi keluar negeri untuk menghindari kejaran dari polisi sampai pada akhirnya mautlah yang menghampiri orang tuaku.

Kini aku bersiap-siap untuk berangkat menuju kampus, rasanya malas sekali jika harus berkuliah di Negara ini. jika bukan karena Jin Hyuk ahjussi, aku tak mau menginjakkan kakiku di negeri yang telah menghancurkan keluargaku ini. setelah sampai di kampus, aku segera menuju ke kantin untuk mengisi perut yang belum diisi sedari tadi aku bangun.

“Woy bro” sapa Hoya, teman sekelasku yang sering mengajakku balapan liar. Hoya itu sama sepertiku, jadi aku bisa langsung dekat dengan namja berotot ini

“Traktir aku ne?” pintanya yang memang sudah menjadi kebiasaan buruknya itu

“Ani, jika aku mentraktirmu aku tak akan mau pergi ke balapan liarmu itu”

“Aish, kau ini menyebalkan sekali!”

Benar apa yang kuucapkan, jika tak diancam seperti itu pasti Hoya akan menurut padaku. Aku jadi ingin mencari yoejaku itu, yoejaku? Ne, aku memang sudah menganggapnya sebagi yoejaku kkk

“Ya.. kenapa kau malah diam? Aku kan tampan jadi aku tak akan membuatmu malu. Tawaranku itu hanya sekali loh, jarang-jarang aku menwarkan diri kepada yoeja seperti ini”

 

“Kita baru kenal, menurut oppa jika ingin menjalani sebuah hubungan serius itu harus kenal orang tersebut dengan baik”

 

“geurae, kalau begitu kita dalam tahap perkenalan terlebih dahulu saja, setelah seminggu aku akan memintamu lagi menjadi yoejaku” suzy hanya diam, tak menanggapi ucapanku. Aku yakin kalau yoeja ini pasti akan memikirkan kata-kataku itu hehehe

 

Yoeja itu memang lucu, aku jadi tak sabar untuk mempermainkannya, ternyata tidak sesulit apa yang kupikirkan sebelumnya.

“Myungsoo, aku dengar kau sedang mendekati hoobae kita yang cantik dan polos itu ya?”

“Maksudmu Suzy?”

“Ne, kau yakin akan mendekatinya?”

“Aku sudah mendekatinya. Dia sekarang yoejaku. Tinggal tunggu minggu depan pasti dia akan menerimaku”

“Wah… apa kau tak tau kalau Minho itu dari dulu mengincar Suzy eoh?”

“Minho? kau yakin?” Hoya langsung mengangguk-anggukan kepalanya. “aku sering melihatnya sedang menatap Suzy” lanjut Hoya dengan yakin

Aneh, bagaimana bisa Minho menyuruhku untuk mendekati Suzy jika memang ia menyukai gadis itu?

“Yaa myungsoo, kau tak takut kalau nanti Minho akan menghajarmu lagi?”

“Itu sudah biasa bagiku, jika tidak seperti itu berarti itu bukan Minho” aku tak bisa melawan Minho, entah kenapa Minho selalu saja bersikap tak baik padaku sejak dari dulu. Minho adalah putra dari Jin Hyuk ahjussi, jadi aku tak mungkin bisa melawannya. Aku hanya mengira dia iri kepadaku karena Jin Hyuk ahjussi selalu membanding-bandingkan ku dengan nya.

“eoh itu yoeja cantik itu” tunjuk Hoya kearah jam 12. Aku langsung melihat apa yang dikatakan Hoya dan memang benar Suzy berada disana bersama Minho. minho lagi, aigoo kenapa namja itu selalu mengganggu kehidupanku…

Suzy POV   

“Bae Suzy” seseorang memanggilku lalu aku menyuruh Jieun utnuk pergi ke kantin terlebih dahulu

Seperti nya yang memanggilku itu bukan teman sekelasku kemudian aku membalikkan tubuhku untuk melihat siapa yang sudah memanggilku. Minho sunbae? Apa maksudnya dia memanggilku?

“Anyyeong, bisa kita berbicara sebentar?” aku mengikutinya dan kami berhenti di taman kampus lalu duduk di bangku panjang yang ada di taman tersebut

“Sunbae, apa yang akan kau bicarakan?” tanyaku to the point

 

“Santai saja, aku hanya ingin menanyakan sesuatu padamu.”

“Apa kau masih ingat dengan namja kodok mu?”

Namja kodok? Namja yang dulu pernah menolongku sewaktu kecil… keundae bagaimana bisa Minho sunbae mengetahui hal itu

 

“Hiks…hiks… Khunnie oppa, Myungie oppa eoddiseo?”

 

“Hey gadis kecil, kau kenapa?” Tanya namja tinggi yang tiba-tiba menghampiriku

 

“Oppa-oppaku meninggalkanku hiks hiks. Oppa lihat tidak oppa-oppaku yang tampan itu pergi kemana?”

Namja belo ini langsung mengusap air mataku dengan pelan, sepertinya oppa ini sama baiknya dengan myungie oppa

 

“Bagaimana kalau kau bermain saja denganku?” aku hanya mengangguk-anggukan kepala dan dia langsung tersenyum kearahku

 

“Gadis kecil kau lucu sekali, pipimu bulat sekali seperti bakpau kesukaanku… kajja kita bermain sebelum appaku mencariku”

 

“Memangnya appamu dimana oppa?”

 

“Appaku bekerja dikantor itu” tunjuknya kearah kantor appaku. Wah berarti appaku dan appanya adalah rekan kerja, kalau begitu pasti Khun oppa juga akan menginjinkanku untuk bermain dengan oppa belo ini

 

“Oppa namamu siapa? Matamu besar seperti kodok yang sering kulihat di tv, bagaimana kalau aku memanggilmu namja kodok? Hehehe”

 

“Arra, kau boleh memanggilmu sesuka hatimu. Kalau begitu aku juga akan memanggilmu pipi bakpau. Eotthe?”

 

“Aniyo, kau panggil aku Suzy saja”

 

Jangan-jangan Minho sunbae itu namja kodok itu ya? Matanya memang sama, bulat seperti kodok. Tapi bagaimana bisa dia mengenalku?

“Aku sangat kenal dengan namja kodok itu, apa kau tak merasa kalau namja itu ada di sekitarmu selama ini?” ujarnya yang mengejutkanku

“Aku namja kodokmu, pipi bakpau”

“Ne?”

“Pipi bakpau mu masih sama seperti dulu jadi aku langsung bisa mengenalmu lalu tanda lahirmu yang ada di tanganmu ini juga”

“Omo… kenapa dunia ini sempit sekali ckck. Kalau begitu bagaimana kalau aku kenalkan sunbae dengan Khunnie oppa, dulu dia selalu menanyakan namja kodok yang sudah menolongku dulu”

“Oh i..tu. sepertinya aku tak bisa” kenapa Minho sunbae tidak mau menenui oppaku ya? Padahal dulu dia selalu menanyakan Khunnie oppa jika bermain denganku di taman kantor appa.

“Bagaimana kalau akhir pekan nanti kita pergi bersama?”

“Sunbae mengajakku kencan?”

“Bisa dibilang begitu. Jangan panggil aku sunbae, panggil aku oppa saja”

“Mian oppa, sepertinya aku belum bisa jika untuk minggu ini” aku ingat dengan janjiku kepada myungsoo oppa yang sudah mengajakku pergi nanti

“Kalau begitu aku boleh mint anomor ponselmu kan? biar aku bisa menghubungimu dengan mudah dan mengajakmu pergi”

“Baiklah. Igeu, kau tulis nomormu saja di ponselku nanti aku akan mengirimu pesan”

*********************************

Akhir-akhir ini hidupku selalu saja dikejutkan dengan seseorang yang tiba-tiba datang ke kehidupanku. Pertama Myungsoo oppa yang tiba-tiba memintaku untuk menyukainya lalu sekarang Minho oppa, si namja kodok kecilku…

“Suzy-ya, kau kenapa? Sedari tadi melamun terus”

“Jieun-ah, apa yang harus kau lakukan jika ada dua namja yang tiba-tiba datang ke dalam kehidupanmu?”

“mwo? 2 namja? Apa mereka tampan? jika tampan aku akan menajdikan salah satu dari mereka sebagai pacarku kekekeke”

“Ck pikiranmu selalu saja begitu. Kau tau kan Minho dan Myungsoo sunbae kita itu…”

“Solma… mereka yang mendekatimu?”

“hmmm… ternyata Minho itu namja kodok yang pernah aku ceritakan kepadamu dulu, dia teman kecilku”

“Mwo? Lalu lalu… bagaimana dengan myungsoo sunbae itu, dia mendekatimu juga?”

“Dia menyuruhku untuk menyukainya”

Byurr… jieun tiba-tiba menyemburkan air yang diminumnya

“Yaaa… kau jorok sekali!”

“Mian hehe… astaga Bae Suzy, kenapa hidupmu indah sekali … selalu dikelilingi namja-namja tampan”

“Aishh… bukankah kedatangan mereka itu terlihat ganjal eoh?”

“Wah benar juga apa yang kau katakan, aku yakin mereka itu bersaing untuk mendapatkanmu”

“Lalu aku harus bagaimana?”

“Oke, aku akan membantumu untuk menentukan namja yang tepat untukmu. Kau tenang saja, tapi kau jangan dulu menceritakan hal ini pada oppa tampanmu itu ya…”

“Ne, aku juga berpikiran sama denganmu”

Author POV

Tepat seminggu semenjak kejadian dimana Myungsoo meminta Suzy untuk menyukainya. Suzy pun bersiap-siap untuk pergi bersama namja itu, sebelumnya dia sudah meminta ijin kepada kakaknya untuk pergi. Nichkhun masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya di kantor, dia baru bisa pulang jam 11 malam.

Drrrt drrrtt……………..

From: Myungsoo oppa

“Aku sudah ada di depan rumahmu”

 

Seketika Suzy langsung menghampiri Myungsoo dan tak lupa untuk mengunci pintu rumahnya.

“Anyyeong oppa” sapa Suzy setelah masuk kedalam mobil Myungsoo

“Waw sepertinya kau siap sekali untuk berkencan denganku” goda Myungsoo. Akhir-akhir ini Suzy sudah mulai membiasakan diri untuk menerima gombalan dari namja tampan ini, setiap hari Myungsoo selalu saja menghubunginya dan di kampus pun namja ini terus menemaninya jika Suzy sedang tak ada kelas.

“Kita mau kemana?”

“Pantai!”

“Mwoya? Apa kau mau menculikku?” pekik Suzy yang langsung ditertawai oleh namja yang ada di sebelahnya ini

“Mungkin” suzy langsung berkomat-kamit tak jelas, dia harus berjaga-jaga jika bersama dengan namja ini, malam ini saja ia mengajak Suzy untuk pergi ke pantai. Ayolah ini bukan musim panas yang udaranya tak begitu dingin seperti musim dingin saat ini. ia tak bisa membayangkan betapa dinginnya cuaca pantai pada saat malam hari di musim dingin seperti ini

“Oppa pulang jam 11, jika aku tak kembali pada jam itu pasti oppa tak akan mengijinkanku untuk pergi keluar rumah lagi”

“Oppamu tak akan sekejam itu jika kau pergi denganku. Aku sudah meminta ijin dengannya, ini pesan yang dia kirimkan untukku” myungsoo menyerahkan ponsel putihnya kepada Suzy, Sebenarnya mantra apa yang dikatakan myungsoo kepada Nichkhun sehingga pria yang sangat protektif dengan adiknya itu bisa mengijinkan myungsoo membawa Suzy pergi

Setelah menghabiskan waktu selama 30 menit, mereka sampai di pantai yang pada saat itu sangat sepi pengunjung. Mana ada warga Seoul yang mau mendatangi pantai pada malam hari jika cuacanya sedingin ini, kecuali kalau orang tersebut memang ingin berniat untuk bunuh diri.

“Dingin sekali” ujar Suzy yang turun dari mobil

“Kajja”ajak Myungsoo sambil menarik tangan dingin Suzy menuju ke tepi pantai

“HUAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHH!!! BAE SUZY, AKU MENYUKAIMU!” Teriak Myungsoo yang membuat Suzy terdiam, ini rasanya seperti flashback ke masa 9 tahun yang lalu dimana terdapat namja yang lebih tua 2 tahun dari dirinya meneriakkan kata-kata yang sama dengan apa yang diucapkan Myungsoo saat ini

“Myungie oppa” lirih Suzy disaat Myungsoo masih meneriakkan kata-kata tersebut

“sekarang kau itu yoejachinguku!” teriak Myungsoo yang menandingi suara angin di pantai itu

Suzy menunduk, lagi-lagi ucapannya persis dengan apa yang dikatakan myungie oppanya dulu.

kau itu yoejachinguku dari sekarang sampai nanti kita besar!”

 

“Kau kenapa? Pasti kau terkejut kan dengan apa yang kulakukan?” Tanya Myungsoo dengan mendekap pipi bulat yoejanya itu.

“Kenapa kau sangat mirip dengannya?” mata Suzy mulai berkaca-kaca, myungsoo yang melihat langsung panic, takut terjadi sesuatu hal yang yang tidak diharapkannya

“Myungie oppa” lirihnya

Myungsoo terdiam, terkejut dengan apa yang didengarnya. Bukan ini yang diharapkan namja bermata tajam itu, ia tak mau Suzy mengucapkan nama selain namanya. Harus diakui oleh namja ini jika Suzy memang sudah mengambil sebagian hatinya. Ya, Myungsoo benar-benar menyukai gadis polos ini.

“Aku Kim Myungsoo! Aku tak mau kau mengatakan nama lain selain namaku, sekarang kau yoejaku. Neo arra!” lelaki ini menatap tajam mata sipit yeoja yang ada dihadapannya ini, buliran krystal air mata terus membasahi pipi bulat Suzy. suzy takut berharap lagi, suzy terlalu takut menghadapi kenyataan bahwa namja yang ada di depannya ini memang bukan myungie oppanya dulu.

Perlahan Myungsoo mendekatkan wajahnya, dia mengecup kedua mata Suzy lalu turun ke hidung mancung gadis cantik ini sampai pada akhirnya dia mengecup lembut bibir merah Suzy. awalnya dia hanya mengecup namun myungsoo terbawa dengan naluri lelakinya, lalu ia melumat bibir Suzy dengan pelan sampai Suzy mendorong bahu Myungsoo.

“Geumanheu” ucap Suzy sambil tertunduk

“Aku mau pulang” lanjutnya

“Arasseo” ujar Myungsoo mengalah . ia tak boleh memaksa Suzy untuk melakukan apa yang ia inginkan. Sekarang ia bertekad untuk terus menjaga yoejanya itu dengan baik. Tak peduli dengan apa yang dikatakan Minho diawal perjanjiannya bersama namja itu

****************************

Nichkhun pulang lebih awal dari perkiraannya, setelah sampai di rumahnya ia langsung membersihkan diri dan menyantap makanan yang tadi ia beli di luar. Ia sudah tau kalau Suzy akan pulang malam karena Myungsoo sudah meminta ijin kepadanya. Nichkhun selalu meyakini kepada dirinya sendiri jika Myungsoo adalah orang yang baik untuk adiknya, walaupun ia tau kalau kedai jepang yang dimiliki keluarga Jen itu adalah kedai milik Myungsoo. Entah kenapa ia selalu merasa kalau Myungsoo adalah namja yang baik dan tak mungkin melalukan hal yang akan mencelakakan adiknya itu.

“Semoga Suzy bisa senang jalan bersama namja itu” gumamnya sambil mengecek ponselnya. Lalu Nichkhun teringat dengan CCTV yang baru saja ia pasang kemarin di depan rumahnya. Ia mencoba mengecek CCTV tersebut           .

“Sepertinya aman” Nichkhun melihat apa yang terjadi 5 jam yang lalu dan terus maju sampai 2 jam seterusnya. Perlahan ia melihat sebuah mobil sedan hitam yang menghampiri rumahnya, ia kaget dengan mobil yang ia lihat. Pasalnya mobil sedan itu adalah mobil yang dulu pernah ia ikuti sewaktu dari gedung tua tempat transaksi mafia senjata itu. Nichkhun masih meyakini kalau mobil itu memang benar mobil yang ia ikuti, lagi-lagi ia mengecek plat nomor mobil sedan itu. 5 menit, mobil tersebut masih diam di depan rumahnya sampai Suzy keluar dengan melambaikan tangannya kearah pemilik mobil itu dan kemudian pemilik mobil itu pun keluar.

“Kim Myungsoo? Tidak mungkin….”

Tbc

Holahola readers… gimana nih sama part 4 nya? maaf jika kurang memuaskan *bow* oh iya rencananya author mau buat songfic lagi nih pake lagunya after school yang first love, yang belum tau lagunya coba download and baca liriknya dulu gih. dari AS comeback kemarin author udah suka banget sama tuh lagu, jadi niat pengen bikin songfic dari dulu dan mungkin bakal di publish hari selasa atau rabu. cha, ditunggu comentnya ya… see you ~ ^^

Advertisements

74 responses to “Game Over (Part 4)

  1. aduh kangen baca ff genre crime mistery kaya gini :^)
    akh ini kerenn, saat baca ff ini kita tuh harus fokus biar ngerti jalan ceritanya, soalnya this ff was complicated, ceritanya kerenn, berasa kaya nonton drama, apalagi khun oppa disini itu kharismanya dapet bangettt aghh,ka hanna jjang^^
    lanjut lanjut terusss:)

  2. bagus ff nya… ada misterinya juga…. kok myungsoo bisa lupa ingatan ya??? apa yang terjadi dengan dirinya???? aigoo jadi penasaran>>>

  3. thor….sepertinya aku udah agak mengerti dengan permasalahannya…
    tpi myungsoo kok bsa lupa sama suzy??trus orang tuanya sebenarnya di mana??itu jin hyuk ahjussi org jahat apa baik??

  4. Pingback: Game Over (Part 8-End) | My Scratch ~·

  5. Waahh..myung jgn“ cm d peralat doank ni..mntang“ lupa ingtan..
    jin hyuk..ngrang crita boong x y ma myung

  6. Myungsoo oppa nggak sabaran ya orangnya, main melumat aja!
    Ceritanya bagus chingu, sampai disini udah semakin jelas.

  7. omo khun thu klo itu mobil nya myung aduh gmn nih…ap yg akn terjadi
    ciee suzy di tembak myung haha..myung main ngambil aj nih haha
    eonni mian bru bca lg ne keke
    ini yg aku cri:2 wtu itu 🙂

  8. Perlahan2 mulai ngeh 😀
    Jadi jin hyuk itu jen ? Trus anaknya minho dan anak angkatnya myungsoo. Trus ortu myungsoo msih ada ya sbnrnya?
    Penasaran -_-

  9. Oow, ternyata gitu thor kkk
    Minho itu anaknya Jen ya ? Terus Myungsoo itu anak angkatnya jen.
    Myungsoo hilang ingatan ya thor ?
    Orangtuanya Myung kemana thor ?

  10. aah kasian myuuung!!!!
    myung lupa ingatan ya 😦
    huwaaa 😥
    kasian myung jadi inceran nis 😦 padahal myung ga salah apa apa :((
    aduuuh jahat banget sih si jen itu!!!

  11. Wah ternyata myungsoo sm minho sm2 namja kecilnya suzy.eh nichkhun kyaknya udah tau klo myungsoo ank buahny choi jinhyuk itu

  12. wah… identitas myungsoo bakalan ketauan sama nichkhun nihh…
    minho tuh namja baik apa namja jahat sih?? penasaran… bukannya myungsoo itu myungie oppa nya suzy ya?? next

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s