Game Over (Part 6)

Title : Game Over

Author : Hannayunisty

Main Cast :

  • Bae Suzy
  • Kim Myungsoo
  • Nichkhun Horvejkul as Bae Nichkhun

Cast : Choi Minho, 2PM’s Members , Lee Jieun,

Genre : Romance, Family, Crime, Mystery

Rating : PG-15

Type : Chapter

Untitled-1

DISCLAIMER : fanfiction is made by me and this story is pure from my imagination. This fanfiction is 100 % mine. Don’t be plagiat and forbid for silent readers!

– ©2013 Hannayunisty Fanfiction –

Nb : Yang bergaris miring tebal adalah flashback

 

Author POV

Suzy terkejut dengan kedatangan Nichkhun secara tiba-tiba, apalagi disaat ia berada bersama pria yang sudah diwanti-wanti kakaknya untuk ia jauhi.

“Kim Myungsoo, apa yang kau lakukan?”

 

“Khun… Oppa, ini tidak seperti yang kau pikirkan” beberapa pria muncul dengan pakaian serba hitam lalu menangkap Myungsoo dan membawa pria itu menjauh dari Suzy.

“Kim Myungsoo, kau ditangkap dengan dugaan keterlibatan penjualan senjata illegal” seru Nichkhun lalu menyuruh beberapa pria yang merupakan anak buahnya untuk langsung membawa Myungsoo pergi dari kampus itu.

Suzy tak menyangka jika kakaknya menangkap namja yang ia sukai dengan cara tak terduga. Nichkhun hanya menarik adiknya kedalam dekapannya dengan lembut, mencoba menenangkan gadis itu dengan caranya sendiri. Dia hanya bertugas sebagai agen NIS yang harus menangkap semua penjahat yang sudah mencoreng nama negaranya.

“Oppa, kenapa kau malah menangkapnya?” air mata terus saja berjatuhan dari pelupuk mata Suzy, ia tak tau harus kesal dengan siapa. Dengan kakaknya yang memang sudah berkewajiban untuk menangkap myungsoo atau kesal dengan dirinya sendiri yang harus mencintai pria sejahat Myungsoo.

“Uljima… air matamu terlalu berharga jika harus menangisi namja itu. semuanya akan terbongkar, masalah orang tua kita pun cepat atau lambat akan segera terbuka. Eomma dan appa pasti akan tenang di surga jika kita bisa menyelesaikan rahasia kematian mereka”

“Oppa, aku yang bodoh… kenapa aku harus mencintai namja itu? wae? Kenapa harus dia ?”

“Gwenchana, terkadang kita harus bertemu dengan orang yang salah sebelum menemukan orang yang tepat. Oppa mengerti perasaanmu.  Kau sudah tak ada jadwal kuliah kan? kajja kita pulang” gadis itu hanya menganggukan kepalanya, lalu menghapus air matanya. Nichkhun menarik lengan adiknya lalu mengajaknya untuk pulang ke rumah.

*****************

“Berhasil, tanpa melakukan sesuatu aku bisa menyingkirkannya!” gumam pria itu kepada dirinya sendiri. Secara diam-diam pria itu melihat kejadian dimana Myungsoo tiba-tiba ditangkap oleh agen NIS.

Choi Minho, siapa yang sangka jika namja itu bisa menjebak myungsoo dengan begitu mudahnya. Selama ini ia terus mencari tau tentang Suzy dan Nichkhun. Dari dulu, ia mengenal Suzy semenjak pertemuannya di taman kantor ayahnya sewaktu mereka masih kecil. Namun ayah Minho selalu melarang minho untuk bermain dengan putri dari Tuan Bae itu, dengan alasan yang tak dapat diterima oleh Minho. minho pun tau Nichkhun adalah salah satu agen NIS yang sedang focus dengan kasus penjualan senjata illegal yang dimiliki oleh ayahnya itu. satu tujuan yang selama ini ia inginkan adalah hanya mendapatkan Suzy, gadis yang dari dulu ia sukai. Dia pun berani untuk membantah ucapan ayahnya selama ini, secara diam-diam Minho menjadi stalker gadis cantik itu.

Nichkhun POV

Selesai mengantarkan Suzy, aku kembali ke kantor untuk mengintogerasi Myungsoo. Aku harap, dia bisa menjawab semua pertanyaan dengan jujur sehingga aku bisa segera membongkar kasus kejahatan yang telah dilakukan Jen.

“Hyung, kau sudah datang. Tadi aku mencoba menanyakannya tapi dia tetap tak mau membuka suara” Ujar Junho yang kulihat baru saja keluar dari ruang yang ditempati myungsoo

“Geurae, aku akan coba untuk menanyakannya”

Ceklek. Aku membuka pintu ruangan yang sekarang ditinggali Myungsoo. Setelah masuk, Myungsoo masih diam menunduk. Aku tau pasti dia kesal dengan penangkapan ini namun bagaimanapun juga masalah ini harus segera diungkapkan.

“Kim Myungsoo, putra dari Kim Junsu”

Mungkin dengan cara mengungkit masa lalunya dia bisa meresponku.

“Oh ternyata kau tau masa laluku. Aku juga terkejut kalau kau juga seorang anggota NIS” ujarnya

“Kau mengalami amnesia kan? jika ayahmu tau kalau putranya seperti ini, pasti Kim Ahjussi akan merasa kecewa padamu”

“Apa pedulimu? Kau tak tau apa-apa tentangku”

“Igeu” aku memberikan foto yang didalamnya terdapat foto ayahnya, appaku, myungsoo, aku dan juga Suzy. foto itu diambil ketika kami merayakan natal bersama, tepatnya sewaktu setahun sebelum orangtuaku meninggal

“Apa maksudnya ini? neo mengenal keluargaku? Suzy juga mengenaliku dari dulu?” Myungsoo begitu kaget setelah melihat foto yang aku berikan, ternyata dia belum ingat masa lalunya sampai saat ini. aku yakin Jen memanfaatkannya dan mencuci otaknya. Jen benar-benar picik sekali, jika seperti itu aku menjadi yakin kalau dia yang menjadi dalang kematian orang tuaku dan bangkrutnya perusahaan appa.

 

“Aku rasa kau dimanfaatkan oleh Jen atau yang kau kenal dengan Choi Jin Hyuk. Apa yang ia lakukan sampai kau melakukan semua kejahatan ini? apa kau tak tau kalo dia juga adalah pembunuh orang tuaku dan Suzy hah?”

“Ck. Kau mau meracuni otakku? Mungkin orangtuamu yang melakukan kesalahan sehingga Choi Ahjussi melakukan itu, jangan pernah merekayasa cerita untukku!”

“Baiklah, kalau kau tak percaya dengan kata-kataku. Selamat menikmati waktumu di ruangan ini”

“Tunggu. Apa kau tak bohong dengan foto itu? apa kau bisa menceritakan masa laluku?” pintanya sebelum aku berjalan keluar pintu ruangan ini

“Aku bukan orang yang pas untuk menceritakan semuanya. Keundae adikku pasti mau membagi cerita di masa lalumu tapi aku tak yakin kalau dia mau bertemu dengan namja sepertimu”

“Khun hyung, jebal…” myungsoo terlihat begitu memohon, apa dengan cara ini aku bisa menyadarkannya untuk tak membantu Choi Jin Hyuk lagi? Aku tak mau Suzy semakin cinta dengan namja ini, aku takut kalau pada akhirnya Myungsoo tak akan bisa menjadi Myungie oppanya Suzy lagi

“Geurae… tapi ada satu syarat yang harus kau lakukan jika kau sudah ingat dengan masa lalumu itu”

“Apapun akan aku lakukan” jawabnya dengan tegas

“Kembalilah menjadi Myungsoo yang aku kenal dulu, dan tinggalkan pekerjaan harammu itu. kelak, aku akan melindungimu dari Choi Jin Hyuk itu”

“Jika itu membuat Suzy bahagia, aku akan melakukan apapun untuk mengingat masa laluku, hyung”

“Aku akan menanyakan ini kepada Suzy, jika dia tak bersedia aku tak mau memaksanya”

Author POV

“Apa kau bilang? Myungsoo ditangkap oleh NIS????”

“Ne, Tuan. Sepertinya ada yang menjebaknya. Dia menjalin hubungan dengan yoeja yang merupakan adik dari Nichkhun”

“Siapa yang menjebaknya?” Tanya lelaki paruh baya itu

“Maaf sebelumnya, Tuan. Tapi putramu sendiri yang membuat Myungsoo berkencan dengan gadis itu”

“Choi Minho!!. panggilkan Minho kemari sekarang!”

Anak buah dari lelaki itu langsung berlari untuk memanggil putra dari boss nya itu. minho pun keluar dari kamarnya dan segera menuju ruangan kerja ayahnya.

“Aboeji, ada apa kau memanggilku?” Tanya Minho tanpa menyadari kesalahannya

“Kau telah berbuat kesalahan yang besar oleh karena itu aku harus menghukummu! Culik dan sekap adik dari agen NIS itu lalu aku menyerahkan semuanya untukmu, kau boleh menyiksanya atau bahkan membunuhnya!”

“Aboeji apa maksudmu?”

“Aku tau semuanya, kau masih berhubungan dengan Bae Suzy kan? putri dari Bae Yong Jun!”

“Jangan merasa bersalah kepada aboeji, cukup lakukan apa yang aboeji suruh!”

Minho keluar dari ruangan ayahnya dengan pikiran yang membuatnya semakin kacau. Apa yang selama ini ia lakukan malah membuat ayahnya semakin marah. Minho tau kalau dari dulu ayahnya tak suka dengan keluarga Bae itu dan dia juga tau kalau ayahnya yang merencanakan semua kehancuran perusahaan Tuan Bae dan kematian Tuan Bae dan istrinya itu. tapi Minho tetap menyayangi aboejinya itu dan tak mau membongkar semua kejahatan yang telah dilakukan ayahnya. Namun jika ayahnya menyuruh untuk menculik gadis yang dari dulu ia sukai, apa Minho juga akan melakukan hal itu?

Suzy POV

Aku tak bisa tidur malam ini, padahal ini sudah jam 11 dan oppa juga belum pulang dari kantornya.lalu bagaimana dengan Myungsoo oppa? apa dia baik-baik saja disana? Kenapa aku malah memikirkan namja itu, khun oppa pasti tak akan mengijinkanku untuk berhubungan dengannya lagi. Aku harus bagaimana? Aku sudah terlanjur untuk menyukai myungsoo oppa, apalagi setelah tau kalau ternyata Myungsoo oppa adalah myungie oppa-ku.

“Eoh suara mobilnya oppa” aku segera keluar dari kamar dan menghampiri Khun oppa yang baru tiba di rumah. Aku tak bisa terus-terusan diam untuk memikirkan Myungsoo oppa, aku mau menanyakan bagaimana keadaannya kepada Khun oppa.

“Oppa, kenapa pulang telat?”

“Oppa harus mengurusi laporan-laporan. Maaf tak bisa mengabarimu sebelumnya” wajah Khun oppa terlihat begitu lelah, sepertinya sekarang aku tak akan menanyakan keadaan Myungsoo oppa

“Aku akan menyiapkan teh untukmu. Aku juga tadi membeli sup jamur, aku akan menghangatkannya dulu. Oppa jangan tidur dulu ne?”

“Arasseo” ucapnya sambil tersenyum. Rasanya lega melihat oppaku tersenyum manis seperti itu, setidaknya aku tak lagi mengkhawatirkan Khun oppa. selama ini aku selalu khawatir dengannya, menajadi anggota NIS itu berarti harus menanggung resiko tinggi oleh karena itu aku selalu mengkhawatirkan oppa jika dia tak mengabariku selama seharian.

Selesai menyiapkan makanan untuknya, aku menyuruh Khun oppa untuk segera bergabung denganku di ruang makan. Khun oppa terlihat lebih fresh dibanding tadi, sepertinya dia mandi selagi aku menyiapkan semua ini.

“Apa kau benar-benar mencintai Myungsoo?” tiba-tiba Khun oppa menanyakan tentang perasaanku kepada Myungsoo oppa. aku tak berharap banyak jika Khun oppa melarangku untuk berhubungan dengan Myungsoo oppa.

“Mungkin, tapi aku tak akan memaksa perasaanku yang salah ini”

“Apa yang salah? Jika kau memang menyukainya, oppa harap kau bisa membantunya untuk mengembalikan ingatan Myungsoo”

“Apa oppa yakin?” tanyaku ragu-ragu

“Apa yang bisa oppa perbuat jika kau menyukai namja itu, oppa tak mungkin melarangmu apalagi kalau namja yang kau sukai juga mencintaimu. Myungsoo ingin kau membantunya untuk mengingat masa lalunya begitu juga dengan masa lalu kalian”

Oppa tidak melarangku untuk menyukai Myungsoo oppa? jadi Myungsoo oppa juga menginginkanku untuk membantunya mengembalikan ingatannya… rasanya seperti kejatuhan beribu-ribu emas, aku pasti mau membantunya!

“Ish… senyum-senyum sendiri. Oppa sudah selesai makan, oppa pergi ke kamar duluan ne? besok setelah kuliah, ikut oppa ke kantor untuk bertemu dengan namjamu itu”

Aigoo rasanya senang sekali jika oppa sudah tak melarangku seperti ini. Khunnie oppa memang tak bisa membuatku kesal sedikitpun, dia tak mungkin tega membuatku sedih hehe. Aku harus benar-benar mencarikan Khun oppa calon istri yang baik, yang bisa mengerti semua sikapnya yang begitu lembut itu keundae sepertinya sangat sulit menemukan yoeja seperti itu huft.

************************************

Aku memulai hari ini dengan begitu semangat! Setelah pulang kuliah, Khunnie oppa akan menjemputku lalu aku akan ikut ke kantornya dan menemui Myungie oppa. myungie? Ne, aku harus membiasakan diriku lagi untuk memanggil nama kecilnya itu agar Myungsoo oppa bisa cepat mengingat semuanya. Bae Suzy fighting!!

“Pagi oppaku yang tampan” aku menyapa Khun oppa yang sedang menikmati kopi susunya di ruang depan

“Kemarin-kemarin kenapa tak menyapa oppa seperti tadi?”

“Maksud oppa?”

“Kemarin itu kau selalu memasang wajah cemberutmu seperti ini” ujar Khun oppa sambil mempraktekan wajah sedihnya yang malah memperlihatkan wajahnya yang begitu lucu

“hahahaha oppa tak pantas bersikap seperti itu, umur oppa cuku tua untuk memasang wajah konyolmu”

“Mwoya? Kau mengejek oppamu yang tampan ini eoh? Arasseo, kalau begitu aku akan melarangmu lagi untuk menemui Myungsoo”

“Eoh.. oppa… andwae… oppa aku hanya bercanda…”

“Ish menyebalkan! Kau lebih mencintainya ya dibanding oppamu sendiri?”

“Ani, orang yang pertama aku cintai itu Khunnie oppa dan sampai kapanpun posisi oppa akan seperti itu jadi jangan pernah merasa tersisihkan”

“Jinjja?”

“Hemm… oppa tak perlu takut kehilangan yodongsaeng oppa yang yeppo ini kkkk”

Myungsoo POV  

Aku tak tau apa yang sebenarnya terjadi di masa laluku, kenapa hidupku harus melewati hal yang begitu membuatku bingung? Appa dan eomma ku pergi dan aku pun tak ingat apa-apa tentang masa laluku sampai Choi Ahjussi merawatku dan membawaku kedalam dunianya itu.

Ada seseorang yang membuka pintu ruangan ini, mungkin petugas yang akan memberiku makanan.

Oh, ternyata aku salah. Nichkhun hyung yang masuk untuk menemuiku, apa kemarin dia berbohong kepadaku? Kenapa ia tak membawa Suzy sekarang?

“Kau harus bersiap-siap untuk pergi dari tempat ini” ujarnya. Apa aku dibebaskan? Kenapa bisa semudah ini …

“Jangan salah paham, aku akan menyuruh adikku untuk mengajakmu pergi ke tempat yang membuatmu bisa berpikir dengan jernih agar kau bisa secepatnya ingat dengan masa lalumu”

“Geurae, aku akan selalu siap”

“Dan ini makananmu, makanlah sebelum Suzy datang kemari”

“Hyung, gomawo” ucapku sebelum meliihat Nichkhun meninggalkanku. dia sedikit tersenyum kepadaku, kurasa ini awal yang baik untuk berhubungan lagi dengan masa laluku. Kuharap masa laluku itu tak seburuk masa yang kualami sekarang.

Sudah jam 1, aku pun selesai membersihkan diriku dan mengisi perutku yang kosong ini. entah kenapa, aku begitu antusias untuk bertemu dengan Suzy hari ini. seharusnya aku marah dengannya karena selama ini telah menutupi rahasia masa laluku. Apa myungie oppa yang dulu sempat ia ucapkan itu adalah aku? Oh ayolah… aku tak boleh berharap sebegitu besar kepada yoeja special itu, keundae aku merasa aku adalah termasuk orang yang penting di kehidupannya…

Ceklek

“Kim Myungsoo, Suzy agasshi telah menunggumu diluar” ujar salah satu petugas yang menjagaku di tempat ini.

Baiklah, mulai saat ini aku harus menemui masa laluku yang mungkin akan menjadi masa depanku itu.

Aku berjalan menuju ruang tunggu tamu di kantor ini, aku melihat dia sedang berbincang-bincang dengan teman-teman dari Nichkhun hyung. Ck kenapa mereka malah mengganggu yoejaku eoh? Aku melihat salah satu diantara mereka malah mengusap-usap rambut yeojaku itu huh!

“Suzy” aku menyapanya sehingga membuat  obrolan mereka terhenti lalu Suzy tersenyum kepadaku. Astaga, Bae Suzy kenapa kau terlihat semakin cantik saja …

“Myungsoo, jangan berpikir untuk kabur” pesan Nichkhun hyung dan aku mengganggukan kepalaku. Mana mungkin aku kabur, aku juga tak mau kalau harus berpisah dari yoeja secantik Suzy.

“Oppa, kajja” ajak Suzy

“Aku sudah menyiapkan mobil dan supir untuk mengantar kalian”

“Ne hyung, kamsahamnida” aku segera menuju mobil yang sudah disediakan Nichkhun hyung

“Kita akan pergi kemana?”

“Aku akan mengajakmu ke rumah yang dulu aku dan keluargaku tempati, mungkin kau bisa mengingat nya dari rumahku”

Author POV

Minho terlihat sedang mengikuti kemana Suzy pergi, dia harus mengikuti apa yang ayahnya suruh untuknya. Minho pun kaget dengan apa yang dilihatnya sekarang, Suzy pergi ke kantor NIS dan mengajak Myungsoo pergi. Minho pun langsung mengikuti Suzy setelah keluar dari kantor tersebut

“Bagaimana bisa aku menculiknya jika namja itu sekarang berada didekatnya!” umpat Minho. kini ia berhenti di rumah kediaman keluarga Bae. Rumah yang dulu sering dikunjungi oleh namja bermata besar itu, dulu juga ia ingin bermain dengan Suzy di rumah gadis itu namun lagi-lagi ayahnya selalu melarangnya memasuki rumah besar itu.

Minho mengambil ponsel yang berada di dashboard mobilnya untuk mengangkat telepon yang sedari tadi mengganggu konsentrasinya.

“Yobosseo”

“….”

“beri aku waktu, selama seminggu”

“…”

“Ne, aku pasti akan melakukan apa yang aboeji suruh”

*************************

“Apa kau mengingat sedikit tentang rumah ini?” Tanya Suzy sedikit cemas

Myungsoo hanya diam, dia belum bisa mengingat tentang rumah ini. yang dia ingat hanya gadis kecil yang selalu bermain dengan namja yang terlihat lebih tua sedikit dari gadis kecil itu. gadis kecil itu selalu merengek dan  menarik-narik kaos yang dipakai namja yang selalu bermain bersamanya.

“oppa, aku ingin ice cream yang tadi ada di iklan. Kajja kita membelinya” gadis kecil itu masih kesal dengan kakaknya yang meninggalkannya untuk pergi bersama teman-teman sekolahnya.

 

“Yaaa… jangan memperlihatkan wajah jelek mu itu. nanti aku tak mau bermain lagi denganmu”

 

“aniyo, aku akan mengadu kepada appa jika oppa tak mau bermain lagi denganku”

 

“Yasudah jangan cemberut lagi ne. kajja kita beli ice cream yang kau mau itu”

 

Samar-samar Myungsoo mengingat kejadian demi kejadian yang pernah dialaminya. Dia yakin gadis kecil itu adalah Suzy dan namja yang bersama gadis itu adalah dirinya sendiri. Lalu Myungsoo tersenyum, walau belum mengingat lebih dalam lagi ia sudah yakin jika itu dirinya. Myungsoo tak menyangka kalau gadis yang menjadi taruhannya dengan Minho ini adalah teman di masa lalunya atau mungkin gadis ini bukan hanya sekedar temannya saja.

“Apa kau mau membeli ice cream?” Tanya Myungsoo tiba-tiba

“Ice cream? Apa kau mengingat sesuatu, oppa?”

“Untung saja pipimu masih tembem seperti dulu, jadi aku masih bisa mengingatmu”

“Joengmal? Kau sudah mengingatku?” Tanya gadis itu begitu antusias lalu Myungsoo membawa Suzy ke dalam dekapannya. Suzy melepas pelukan Myungsoo dan menatap Myungsoo dengan serius.

“Kenapa kau bisa mengingatku dengan cepat? Kau tak berbohong kan?”

“Tetaplah berada disisiku walau aku tak bisa mengingatmu, tapi aku yakin kalau dulu kau adalah orang yang begitu special bagiku”

“Aku akan berusaha semampuku, Suzy” lanjut Myungsoo

“Hmm.. gomawo. Aku juga akan berusaha untuk membantumu, oppa”

Nichkhun POV

Seperti biasanya aku menemui ahjussi yang sudah memberitahuku tentang Choi Jin Hyuk itu. aku heran dengan ahjussi itu, karena sepertinya dia begitu membenci Choi Jin Hyuk. Kurasa ada sesuatu yang pernah dia alami, mungkin Jen pernah melakukan sesuatu yang buruk kepadanya juga.

“Ahjussi, kau sudah menunggu lama?” ahjussi itu hanya menggelengkan kepalanya. Syukurlah kalau ternyata dia juga baru datang

“Apa kau menangkap Kim Myungsoo?”

“Ne, Ahjussi dan aku berniat untuk membantunya mengingat masa lalunya”

“Keundae kau harus berhati-hati dengan Jen. Aku yakin dia tak akan tinggal diam karena orang kepercayaannya berhasil kau tangkap”

Benar juga apa yang dikatakan ahjussi ini, bagaimana kalau Jen menyiapkan sesuatu untuk melakukan hal yang tak dapat aku bayangkan? Apalagi kalau ia tau kalau yang melakukan ini adalah putra dari orang yang ia benci…

“Aku hanya mengingatkanmu kalau Jen itu orang yang memiliki ambisius yang tinggi. Dia bisa berbuat apapun untuk memusnahkan semua yang menghalangi tujuannya”

“Lalu apa sebenarnya tujuan yang ingin ia capai?”

“Menghancurkan Negara ini”

“Ne? apa motifnya? Kenapa bisa dia berpikiran seperti itu?”

Lee ahjussi menceritakan jika semuanya berawal dari orang tua Choi Jin Hyuk yang terbunuh di Korea, dia tak terima jika ayahnya dibunuh oleh kepolisian Korea. Ayah dari Jen itu merupakan kaki tangan mafia senjata yang berasal dari Korea utara. Oke, jika menyangkut Korea utara sepertinya aku tau masalahnya. Atau mungkin Choi Jin Hyuk itu merupakan keturunan dari negeri itu? bukankah dia berasal dari Jepang? molla, yang aku tanyakan adalah kenapa  ahjussi ini tau dengan semua seluk beluk Choi Jin Hyuk? Atau jangan-jangan dia adalah anak buah Jen yang disuruh untuk mengelabuhiku?

“Kenapa ahjussi bisa tau semuanya, maaf kalau aku mungkin sedikit mencurigaimu”

“Sebenarnya bukan aku yang tau ini, aku hanya suruhan dari seseorang”

“Maksudmu? Ada seseorang yang menyuruhmu untuk membantuku? Nugu?”

“Dia belum ingin memunculkan diri karena mungkin Jen akan langsung mendeteksi keberadaannya. Maaf kalau aku belum bisa memberitahukanmu”

“Kalau begitu, aku pamit dulu Tuan” pamit Lee ahjussi. aku sangat penasaran dengan orang yang dikatakannya, setelah ini aku harus menyuruh seseorang untuk mengikuti Lee ahjussi.

aku kembali ke kantor dan menghadap kepada sajangnim untuk melaporkan semua yang aku dapatkan dari informan.

“Sajangnim, jadi aku harus bagaimana?” aku memberitahukan semuanya kepada Park sajangnim dan ia pun berniat untuk mengirim petugas yang akan berjaga di rumahku karena kemungkinan Jen akan bertindak untuk menyerangku

“Aku juga akan mengirimkan petugas untuk menjagamu, jadi kau tak usah khawatir lagi. Lalu aku suruh Chansung untuk mengawasi Lee ahjussi”

“Baiklah, terimakasih sajangnim. Kalau begitu, aku akan melanjutkan pekerjaanku”

Author POV

Suzy dan Myungsoo tampak senang menghabiskan waktu bersama di rumah dan taman-taman yang pernah mereka kunjungi dulu. Sekarang mereka berada di taman dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang menatap  sendu mereka berdua.

“Yeobo, jangan pedulikan aku. Kau harus membongkar kejahatan Jin Hyuk” darah bercucuran dari kening wanita yang sedari tadi menyuruh suaminya untuk berlari dari kecelakaan itu

 

“Aku tak bisa membiarkanmu dan Myungsoo terjebak di dalam mobil ini” pria paruh baya itu menatap sedih isteri dan anaknya yang sedang melawan kematian. Putranya telah tak sadarkan diri sejak mobil mereka menabrak sebuah pohon besar.

 

“Yong Jun telah membantumu selama ini, aku harap kau bisa membantu putra putrinya. Aku tak tega melihat mereka berdua ditinggal oleh appa dan eommanya. Aku mohon kau selamatkan dirimu, dan balaskan dendam Yong Jun kepada pria jahat itu. kau juga harus membayar kesalahanmu selama ini kepada Yong Jun dengan cara itu. jebal…”

 

“Eomma appa…”

 

“Myungsoo… kau sadar?”

 

“Myungsoo… kau harus… yeobo ada yang datang, ppali kau lari dari sini”

 

“Baiklah jika itu maumu, maaf untuk segalanya. Aku mencintaimu” lelaki itu langsung tertatih-tatih melarikan diri dari tempat kecelakaan itu. ada dua orang pria yang menghampiri mobil kecelakaan itu dan menyiram mobil itu dengan minyak tanah

 

“Yaaa… boss menyuruh kita untuk mengambil putra mereka” seru slah satu dari dua pria itu

 

“Baiklah, kau jangan membuang puntung rokokmu dulu” pria itu segera mengangkat Myungsoo tanpa menyelamatkan wanita yang berada di mobil itu.

 

1,2,3 DUARRRRRRR!!!

 

Tetes demi tetes air mata keluar dari pelupuk mata pria paruh baya yang sedari tadi melihat keakraban Myungsoo dan Suzy. bohong jika ia tak mau menemui Myungsoo saat ini, apa yang bisa ia lakukan selain menyembunyikan diri dari semuanya. Ia juga tak mau berbuat kesalahan yang dulu pernah ia lakukan.

“Maafkan aku Yong Jun-ah, karena kesaksianku perusahaanmu hancur dan anak-anakmu menanggung semua beban ini… mianhae”

tbc

maaf telat banget ngepostnya, author sedang galau soal myungzy kkkk jadi sedikit tidak mood untuk melanjutkan. kalian udah liat duet Junzy kan? kalau aku bikin songfic dengan cast mereka pada minat ga ya? btw, Junho Suzy itu emang deket banget dari dulu sebelum ada pairing myungzy. jadi bagi myungzy yang ga suka pairing junzy jangan ngebully junho ya. aku myungzy shipper tapi fandom ku itu hottest jadi maaf kalau aku sedikit sensi sama salah satu myungzy shipper yang negbully junho gara-gara duet junzy di mubank kemarin. gomawo semuanya dan tetep ya saran dan kritiknya ditunggu ~ ^^

Advertisements

72 responses to “Game Over (Part 6)

  1. Tuh kan..appa myungppa masih hidup….huaa…myung cepatlah kembali ingatanmu itu…minho mau rnecanain hala jahat untuk suzy noh….

  2. Pingback: Game Over (Part 8-End) | My Scratch ~·

  3. Ayahnya myungsoo masih hidup??moga cepet terbongkar deh kjhatan CJH, biar myungie ma suzy bersatu seutuhnya, hppy ending.

  4. wah wah teryta bner ketangkep am khun
    tpi suzy akrg menerima nya utk membantu myung ya tentu sj haha..smga cpt mengingat nya ne..
    suzy hrus hti2 sm minho..
    eonni ff mu ini bner2 bkin org senyum2 sndri haha

  5. Tuh kaannn appanya myungsoo masih hidup!!
    Trus myungsoo juga udh mulai ingat.. Senangnya~

  6. Appanya Myung masih sembuh yeay kkk
    Semoga ingatannya Myung cepet kembali deh ya, biar si Minho ngga bisa nyulik uri Suzy -___-

  7. Oh jadi itu appanya myungsoo yg suruh orang buat kasih tau mengenai jen .
    Heh kenapa deh jen itu jahat kali :/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s