I’ll Protect You (Part 2)

Author: Hannayunisty || Main Cast(s):  Bae Suzy, Kim Myungsoo || Length: Short chapter || Genre: Romance, sad, arranged marriage || Rating: PG-15

myungzy___spring_memoirs_by_knightsha-d5avbc2

credit poster : http://myungzy-clan.tumblr.com/

DISCLAIMER : fanfiction is made by me and this story is pure from my imagination. This fanfiction is 100 % mine and this story is only fiction.

 

–         2014 © Hannayunisty Fanfiction –

nb : karakter yang bercetak tebal adalah POV Suzy

-0-

Suzy terbangun dari tidurnya dan langsung mengedarkan pandangannya ke segala arah, dia mengingat-ingat kejadian sebelum ia terlelap di kamarnya itu.

“ck, namja itu” gumamnya lalu ia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya

Di ruang tamu, Myungsoo masih menunggu Suzy yang sempat tersadar dari ketidaksadarannya karena sakitnya itu. Namja itu masih asyik memainkan ponselnya sampai tak sadar bahwa gadis yang ia tunggu sudah ada di sampingnya.

Childish” Myungsoo pun reflex menoleh dan menyadari Suzy yang sudah berdiri dengan tatapan yang sulit ia mengerti

“Eoh kau sudah bangun, tuan puteri?”

“Pulanglah, aku sudah tak ada urusan lagi denganmu”

“Arraseo” ucapnya lalu berdiri dari sofa yang ia duduki tersebut

“Sampai jumpa di blind date berikutnya”

Suzy tak meladeni ucapan Myungsoo dan langsung pergi kearah kamarnya

Namja bodoh, aku tak mungkin menerima ajakan blind date-mu lagi! Kau pikir, aku mulai tertarik denganmu? Sampai kapanpun, kau tak mau menerimamu menjadi pasanganku. Walaupun appa menyuruhku dengan keras, aku tetap tak mau. Aku tak mau hidup bersama dengan namja angkuh dan keras kepala sepertinya. Pantas saja, dia mau saja menerima perjodohan ini, mungkin selama ini tak ada wanita yang mau menerima sikapnya yang sangat angkuh itu.

Kenapa semalam aku harus mabuk dengannya? Membuatku malu saja, aku pasti mencaci makinya dengan tidak sengaja karena aku mabuk. Geurom, biarkan saja dia tahu kalau selama ini aku selalu membencinya.

Aku mengambil sesuatu di dalam laci dekat tempat tidurku, barang ini pemberian dari eommaku. Eommaku memberikan liontin ini agar aku bisa mengingatnya walaupun dia sudah tidak berada disampingku lagi.

 

Drrrttt

Jinri is calling

 

“Yobosseo”

 

“Suzy-ya, bagaimana kencanmu dengan Myungsoo sunbae? Pilihanku tak mengecewakanmu kan?”

 

“Namja itu 100% bukan tipeku”

 

“Padahal dia sepadan denganmu dan sifatmu tak beda jauh dengannya”

 

“Maksudmu aku sombong sepertinya begitu?”

 

“Aku tak berkata seperti itu, kenapa kau sensitive sekali sih?”

 

“Aku sedang tidak mood, aku tutup ne?”

 

“Ish, kau ini! geurae, kalau begitu sampai jumpa besok di kampus”

 

Aku harus membujuk appa untuk membatalkan perjodohan ini, mungkin dengan begitu keluarganya juga mengerti dengan kemauanku ini.

 

—————————————————————————————-

Pagi-pagi sekali, gadis berparas cantik itu sudah berangkat dari rumahnya. Suzy berniat untuk pergi ke makam ibunya sebelum ia pergi ke kampus.

“Annyeong, eomma”

“Bagaimana kabarmu disana? Semuanya baik-baik saja kan? Aku senang jika kau bahagia”

“Aku merindukanmu, eomma. Sangat merindukanmu”

Wajahnya yang tadi tersenyum perlahan berubah karena terbasahi air matanya yang kini berhasil membasahi kulit wajanya

“Aku tahu aku harus kuat”

“Tapi aku tak bisa sekuat yang kau harapkan, eomma. Banyak yang menyayangiku tapi tak ada satupun yang menyaingi betapa nyamannya dirimu. Mianhae, kalau aku masih menjadi puterimu yang selalu menangis seperti ini. keudnae, aku berjanji tak akan menangis di depan appa ataupun yang lainnya”

“Eomma, doakan aku agar aku bisa lulus secepatnya ya dan bisa menemukan namja yang sesuai dengan keinginanku. Aku mencintaimu”

Dari kejauhan, seseorang melihat dengan jelas apa yang dilakukan dan dikatakan gadis itu di depan makam ibunya. Lalu ia pergi tanpa mengikuti gadis yang sedari tadi ia ikuti tersebut.

Suzy pun langsung pergi ke kampus selepas dari makam ibunya itu, ia kembali tersenyum untuk menyemangati dirinya.

“Bae Suzy harus kuat!” serunya sambil mengepalkan kedua tangannya keatas

Jinri dan Taemin sudah berada di dalam kantin kampus sambil menunggu Suzy yang masih berada di perjalanan menuju kampusnya.

“Oppa, Suzy tak suka dengan Myungsoo sunbae”

“Aish! Sahabatmu itu kenapa pemilih sekali sih, padahal namja yang kita berikan itu sudah sesuai dengan standar internasional”

“Mwoya apa maksudmu standar internasional huh! Memang susah untuk membuatnya jatuh hati terhadap namja, dia terlalu focus dengan kuliah dan eommanya”

“Bukankah eommanya sudah tidak ada?”

“Ne, keundae Suzy selalu rajin datang untuk mengunjungi makamnya dan dia sudah berjanji untuk menuruti segala perminaan terakhir eommanya itu”

“Memangnya apa permintaan dari eommanya itu?”

“Bimil, aku sudah berjanji untuk tidak menceritakan hal itu kepada siapapun”

“Eoh itu Suzy!” seru Jinri yang melihat kedatangan sahabatnya itu

“Wah kebetulan, disana juga ada Myungsoo sunbae” Ujar Taemin

“Kenapa dia juga menuju kemari?” Tanya Jinri yang dijawab dengan gelengan kepala oleh namjachingunya itu

“Sepertinya dia mulai terpesona dengan sahabatmu, chagiya”

Suzy tak melihat kearah manapun, pandangannya hanya tertuju kepada kedua temannya itu, kemudian duduk di samping Jinri sambil menyapa Jinri dan Taemin tanpa mengetahui ada seseorang yang ikut duduk di sampingnya.

“Annyeong Suzy-ah” sapa Myungsoo sambil tersenyum menunjukan lesung pipinya

“Omo! Neo!”Pekik Suzy yang baru menyadari keberadaan Myungsoo

“Sepertinya blind date sabtu kemarin menghasilkan sesuatu”

“Oppa tak usah memancing” Jinri mengingatkan namjanya itu karena ia tahu kalau Suzy akan marah karena itu

“Ck, aku langsung ke kelas ne” ujar Suzy dengan wajah kesalnya meninggalkan Jinri, Taemin dan Myungsoo

“Ya, ya… kau lihatkan dia langsung pergi!”

“Myungsoo sunbae, mianhae sepertinya Suzy tak menyukaimu jadi kau tak usah mendekatinya ne” pinta Jinri dengan hati-hati

“Bagaimana kalau aku sudah terlanjur berniat untuk mendekatinya?”

“NE????” Pekik Jinri dan Taemin mendengar pertanyaan teoritis Myungsoo

“Tak usah kaget begitu, lagipula aku tak mungkin untuk menyakitinya. Gomawo karena sudah memilihku menjadi pasangang blind date-nya”

Ih kenapa harus bertemu dengannya sih? Membuatku kesal saja! Ada sesuatu yang aneh dari namja sombong itu! Tak biasanya dia tersenyum seperti itu, apa mungkin dia sedang merencanakan sesuatu?

aku harus segera membujuk appa untuk membatalkan perjodohan ini!

aku segera menghubungi appa agar nanti siang aku bisa makan siang dengannya …

 

“Appa, nanti siang kau ada waktu kan?”

“Ne, kebetulan sekali Suzy-ah… Myungsoo tadi menelpon appa dan mengajakku untuk makan siang bersamamu juga”

“Appa aku hanya ingin makan berdua denganmu!”

“Chagiya, appa tak enak jika harus membatalkan ajakan Myungsoo. Appa tak mau tahu, pokoknya kau juga harus ikut! Nanti Myungsoo akan menjemputmu, Myungsoo juga ada di kampus kan? Berarti dia bisa langsung menjemputmu nanti.

“Appa…”

Sudah ya, appa sedang ada client penting. Keuno”

                                                                                                                                                                 

Kim Myungsoo?! Kenapa kau selalu membuatku naik darah eoh???

 

Myungsoo hanya berdiam diri di kantin kampus karena memang tak ada lagi yang harus ia kerjakan selain mendekati Bae Suzy. Urusannya dengan kampus sudah selesai, namja itu pun sudah menyelesaikan revisi sidangnya dan sudah menyerahkan skripsinya itu. Biasanya dia selalu membantu ayahnya di perusahaan ayahnya itu, tapi kini ia ingin rehat sebentar dan focus untuk menghadapi yoeja yang selama ini telah dijodohkan dengannya itu.

“Myungsoo oppa”

“Eoh” sahut Myungsoo yang terlihat tak tertarik dengan yoeja yang kini sedang menghampirinya itu

“Oppa, chukkae ne sudah lulus! Mian, aku tak datang sewaktu sidangmu… saat itu aku sedang bimbingan dengan dosenku”

“hmm… lagipula aku juga tak mengharapkan kedatanganmu”

“Ish oppa! Kau pasti sedang bercanda ne”

Myungsoo tak menggubris dan langsung memasangkan headphonenya di kedua telinganya

Suzy yang telah selesai dengan urusannya itu langsung menemui Myungsoo yang berada di kantin karena sedari tadi namja itu terus menghubunginya untuk datang makan siang bersamanya dan juga ayahnya.

“Ish!” suzy memicingkan matanya melihat dua orang yang sedang duduk di bangku kantin. Sang yoeja terlihat sedang bergelayut manja pada lengan namja yang ada disampingnya.

“Kim Myungsoo”

“Kau siapa?” sahut yoeja itu merasa terganggu dengan kehadiran Suzy

“Bukan urusanmu”

“Kau sudah selesai? Kajja berangkat!”

“Yaaa oppa!!!! Kau mau kemana?”

“Pergi lunch dengan calon istriku” jawab Myungsoo sekenanya dan pergi sambil menarik lengan Suzy agar mengikuti langkahnya

Dasar players, bisa-bisanya dia mengatakan aku calon anaenya kepada yoejachingunya itu. Ini bisa menjadi alasanku untuk membatalkan perjodohan.

 

“Tadi kau mengerjakan apa?” tanyanya saat mobilnya berhenti karena traffic light

 

“Bukan urusanmu”

 

“Kau ini masih saja cuek dengan calon suamimu. Selesai wisuda, aku berencana untuk menikahmu secepatnya dan membawamu untuk tinggal di Jerman. Appamu dan ahboeji membangun perusahaan baru disana dan ingin aku untuk memegang perusahaan mereka”

 

“Sayang sekali ya, aku tak mungkin mewujudkan khayalanmu itu Kim Myungsoo!”

 

“Kau tak berhak untuk menolak itu semua, Suzy”

Myungsoo kembali menjalankan mobilnya disaat lampu kembali berwarna hijau. Namja keras kepala, aku pasti akan menggagalkann impianmu itu.

 

“Siang ini pasti appamu akan memberitahukan hal itu kepadamu”

 

“Turunkan aku”

 

“Kau mau apa?”

 

“Turunkan aku atau aku terpaksa loncat keluar dari mobilmu!”

Aku menang telak, Myungsoo menepikan mobilnya …

 

Tiba-tiba dia mendekatkan tubuhnya padaku dan menahan sabuk pengaman yang melingkari tubuhku

“Yaa.. lepaskan tanganmu!”

 

“Apa kau masih bisa turun jika aku begini?” dia semakin mendekatkan tubuhnya hingga aku bisa mencium helaan nafasnya.

Sial, kenapa namja ini bisa selicik ini!

 

“Kau mau turun,, nona Bae? Turunlah, kalau kau bisa!”

Aku memberanikan diri menatap matanya yang tajam itu. Lagi-lagi dia semakin mendekatkan tubuhnya kepadaku hingga hidung kami menempel…

 

“Lanjutkan perjalananmu, aku tak jadi turun” Myungsoo tersenyum menang karena berhasil menggagalkan keinginan Suzy.

“Sabarlah, sebentar lagi juga akan sampai” ujar Myungsoo mengusap rambut Suzy

“Singkirkan tanganmu”

Myungsoo langsung melanjutkan perjalananya tersebum sambil menyunggingkan senyumannya

Sesampainya di restoran, Suzy jalan mendahului Myungoo dan menghampiri meja yang ia ketahui merupakan mejanya karena ayahnya sudah duduk di kursi meja tersebut.

“Appa” ucapnya riang seakan lupa dengan kejadian di mobil bersama Myungsoo

“Aigoo putriku, kau senang sekali sepertinya”

“Ne, karena bertemu dengan appa dan bisa makan siang denganmu yang super sibuk itu”

“Geurae, berterimakasihlah kepada Myungsoo karena dia yang memaksa appa dan sebagai imbalannya dia mau membantu pekerjaan appa yang tertinggal”

“Annyeong, ahboeji” sapa Myungsoo kemudian duduk di samping kursi Suzy

“Aigoo… kalian terlihat begitu serasi, aku jadi tak sabar untuk menikahkan kalian berdua”

Canda Tn.Bae yang langsung mendapatkan pelototan dari puterinya

“Appa, aku lapar. Ayo makan!” seru Suzy mengalihkan perkataan ayahnya itu. Makanan pun sudah dihidangkan di meja mereka, karena sebelumnya Myungsoo telah memesan tempat dan menu makanan di resto itu sehingga saat sampai, makanan pun sudah dihidangkan di atas meja

Mereka pun telah menghabiskan makanan dengan baik, lalu Suzy meminta izin untuk pergi ke toilet.

“Apa Suzy masih bersikap ketus kepadamu?”

“Ne, kalau tidak ketus berarti itu bukan puterimu”

“Anak itu benar-benar… padahal sudah hampir 4 tahun, kalian saling mengenal”

“Ah Suzy sudah datang, baiklah aku akan mengatakan sesuatu yang penting untuk kalian” Ujar Tn. Bae setelah melihat Suzy kembali dari toilet

“Sebulan kedepan, appa akan pergi ke Jerman bersama dengan ayah Myungsoo. Jadi Appa menitipkanmu kepada Myungsoo, Myungsoo akan menemanimu di rumah selama sebulan”

“Mwoya? Bukankah ada Shin ahjumma dan Lee ahjussi?”

“Mereka juga akan ikut dengan kami, kau tahu sendiri kan aku tak bisa kalau tidak memakan makanan korea jadi aku membawa Shin ahjumma juga. Lee ahjussi akan pergi ke kampungnya karena anaknya sakit jadi dia tak bisa menemanimu”

“Untung saja Myungsoo mengajakku makan siang sehingga appa ingat tentang kepergian appa ke Jerman dan bisa memberitahumu” lanjut Tn. Bae

“Myungsoo, kau bisa kan tinggal di rumah kami?”

“Ne, ahboeji”

“Aku tak mau kalau tinggal dengannya” rutuk Suzy sambil memukulkan tangannya di meja

“Ya! Jangan seperti itu, kau tak sopan…”

“Appa, aku bisa mengajak Jinri”

“Kau akan merepotkannya”

 suzy hanya pasrah menerima keputusan yang diberikan ayahnya, entah apa yang akan terjadi dalam sebulan kedepan. bisakah Suzy  menyukai Myungsoo ?

 TBC

Aloha semuanya … mohon maaf lahir batin ya, mumpung masih syawal jadi author mau ngucapin minal aidzin wal faidzin hehe … karena paling banyak komen di ff ini dibanding yg SR jadi aku lanjutin ff yg ini. ditunggu komentarnya teman-teman ^^

anyway, yang mau pw MCN langsung hubungi twitter/fanpage fb/email author ya … atau yg ga punya semuanya bisa cantumin nomor kalian di coment MCN part sebelumnya. sorry kalau yg belum dpt pw, kalian minta lg aja ya skrg hehe

Advertisements

71 responses to “I’ll Protect You (Part 2)

  1. huaa… myungpa bakalan tinggal dan menjaga suzy… semoga suzy bisa luluh ma myungpa .. huaaa… nexxtttt….

  2. Harusnya sih myungzy bsa makin deket xD
    Tpi sifatnya suzy emng kebangetan jutek ke myung, nextnya thor. Fighting! 😉

  3. Kyaaaa myungzy nnti bkal tinggal bersama!!! Mudah2an nnti ada perkembangan buat suzy suka sm myung kkkkkk

  4. authorrr lanjutin ff inii dong hehehe aku penasaran sm.ceritanyaaaaa bagusss lucu lagi liat tingkah suzy hehehe

  5. Ijin baca author 🙂
    Suzy masih belum bisa menerima Myungsoo sebagai calon suaminya, tp semoga Myungsoo bisa meluluhkan hati Suzy 🙂
    Ditunggu next partnya, gomawo author 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s