My Silly Boy

MY SILLY BOY

Author: Hannayunisty || Main Cast(s):  Bae Suzy, Kim Myungsoo || Length: Short chapter || Genre: Romance || Rating: PG-17

tumblr_lweoc9j1sv1qe0f1wo1_500

DISCLAIMER : fanfiction is made by me and this story is pure from my imagination. This fanfiction is 100 % mine and this story is only fiction.

–         2015 © Hannayunisty Fanfiction –

nb : Semua dilihat dari sudut pandang Suzy kecuali untuk karakter yang bercetak tebal adalah POV Author

Lagi-lagi kudengar komentar-komentar negatif tentang namja yang kusukai itu, mereka bilang dia suka mabuk, sering mempermainkan wanita dan malah pernah berurusan dengan polisi. Apa memang seburuk itukah?

“Suzy-ya” sahut Jiyeon, teman sekelasku di kampus yang juga merupakan teman sehidup sematiku itu kkkkk

“Kau sudah dengar belum?” tanyanya tiba-tiba

“Dengar apa? Tentang sifat buruk Myungsoo sunbae lagi?”

“Ye, kudengar dia baru saja mendapat SP dari pihak kampus karena ketahuan mengikuti balapan liar. Aku heran denganmu, kenapa kau masih tetap saja suka dengan namja nappeun itu”

“Apa perlu alasan untuk mencintai dan membenci seseorang?”

“Ya ya terserah apa katamu sajalah, aku sudah bingung harus menasihatimu dengan cara apa. Oh iya, nanti malam kau ikut denganku kan ke acara ulang tahunnya Eunjung eonni?”

“Ne, asal kau mau menjemputku saja”

Rasanya sangat bosan sekali tak bisa bertemu dengan Myungsoo sunbae, apa benar ya dia selalu berbuat onar dimana-mana? Aku rasa mereka iri dengan nya jadi mereka menyebarkan berita yang tak benar tentang Myungsoo sunbae. Myungsoo sunbae memang putra salah satu chaebol di Seoul dan terkenal angkuh di kampus ini, banyak yang tak suka dengan sikap semena-menanya itu tapi karena itulah aku menjadi tertarik dengan namja itu. Well, aku memang cukup aneh jika dengan alasan itu aku bisa menyukainya tapi se-absurd apapun alasanku, aku tak peduli dan tak akan mundur dengan perasaanku ini.

“Wah lihat itu… pria itu benar-benar tak tahu malu ya, sudah kena SP masih saja berani muncul di kampus” aku mendengar beberapa orang membicarakan tentang Myungsoo sunbae, berarti dia datang ke kampus? Ah syukurlah, aku senang sekali hehehe…

Wah lihatlah betapa tampannya Myungsoo sunbae, dari sudut manapun dia selalu terlihat menakjubkan. Pantas saja banyak wanita yang jatuh ke dalam pesonanya, jangan salahkan Myungsoo sunbae karena dia tak bersalah dalam hal itu. Salahkan saja para yoeja itu yang tak tahan dengan pesona namja impianku itu. Andai dia bisa melihatku yang biasa ini?

“Suzy…”

“Bae Suzy”

“Eh, kau memanggilku?” aku tersadar dari lamunanku dan segera menoleh ke seseorang yang memanggilku tersebut

“Heol~ pikiranmu sedang kemana sih? Oh ya, nanti malam biar aku yang mengantarmu ke ulang tahunnya Eunjung noona ya?” tawar si namja bermulut ikan koki ini. Shin Wonho, itulah namanya. Wajahnya lumayan tampan namun bibirnya itu sangat lucu seperti ikan koki ditambah lagi dengan tingkat kecerewetannya yang begitu tinggi sehingga sangat cocok sekali jika temanku ini dikatakan ikan koki.

“Shireo!”

“Wae? Memangnya kau mau pergi dengan siapa eoh? Kau kan tak punya namjachingu” ejeknya sambil memanyun-manyunkan bibirnya itu

“ish! Memangnya kau punya pacar! Sudahlah tak usah pedulikan aku! Kka! Kau hanya merubah moodku saja”

Wonho hanya diam melihat kepergian Suzy, sebenarnya namja itu menaruh hati kepada temannya itu namun Wonho tak pernah berani mengungkapkan perasaannya. Wonho, Suzy dan Jiyeon sudah lama berteman dari semenjak mereka duduk di bangku sekolah dasar. Mereka hidup bertetangga sehinga setiap hari mereka sering bertemu dan menjalin persahabatan yang begitu erat.

 

Wonho pun tahu kalau sudah setahun ini Suzy menyukai sunbaenya yang terkenal badboy itu, Wonho tak pernah melarang Suzy menyukai siapapun terkecuali dengan Myungoo itu. Menurutnya Myungsoo tak sebanding dengan gadis sepolos Suzy, ia takut Myungsoo hanya membawa efek negatif kepada sahabatnya itu.

 

Aku melangkahkan kakiku melewati segerombolan Myungsoo sunbae dan teman-temannya. Aku sering sekali memberanikan diri untuk sekedar melewati mereka, hanya dengan cara ini aku bisa melihatnya secara dekat bahkan aku rela masuk ke dalam klub dance yang diikuti Myungsoo sunbae hanya untuk mendekatinya.

“Hey…”

Mwoya? Aku tak salah dengarkan… suara itu aku sangat mengenalnya, bahkan aku sangat memuja suara itu

“Ye? Apa sunbae memanggilku?”

“Geurae. Neo… Bae Suzy kan? Anggota klub dance juga?”

“Ne, sunbae.”

“Well, berarti aku tak salah orang. Aku ingat gerakanmu selalu salah jadi aku kenal dengan wajahmu itu”

Omona… Myungsoo sunbae mengenalku!!! Kyaaaaa~ ini suatu penghargaan untukku… aigoo, setelah ini aku akan mentraktir Jiyeon dan Wonho atas keberhasilanku ini hehehe

“Aku ingin mengajakmu pergi nanti malam, apa kau bisa?”

“Sunbae, ingin mengajakku kemana?”

“Salah satu temanku ada yang ulah tahun, semua teman yoejaku tak ada yang mau menemani. Aku lihat kau tak begitu buruk, jadi aku ingin mengajakmu untuk menemaniku pergi”

Wah… ini kesempatan yang langka, keundae nanti malam kan aku harus pergi ke ulang tahunnya Eugjung eonni… bagaimana ini? Aku tak mungkin menolak kesempatan ini.

“Bagaimana? Kau mau tidak… kalau tidak yaa…”

“Ne ne… aku mau sunbae.”

“Good job, aku akan menjemputmu di rumahmu. Tunggu aku jam 7 malam”

“Apa sunbae tahu alamatku?”

“Yupz. Berdandanlah yang cantik”

Ya Tuhan… apa ini jawaban dari semua doaku……. Akhirnya penantianku membuahkan hasil, namja yang kusukai mengajakku pergi! Aku harus mempersiapkannya dengan baik!

Jiyeon terus saja mengeluh karena selama dua jam ini ia terus mengikuti sahabatnya pergi mencari dress yang akan ia pakai untuk kencannya nanti malam. Kencan? Mungkin sedikit berlebihan bagi Jiyeon, tapi itulah Suzy. Ya, sahabatnya itu memintanya untuk menemaninya pergi mencari baju yang cocok untuknya.

 

“YA! BAE SUZY! AKU SUDAH LELAH!” Teriak Jiyeon tanpa memperdulikan keadaan sekitar yang telah melihatnya dengan tatapan yang aneh

 

“Jiyeon-ie… ayolah, ini mungkin akan menjadi kesempatanku satu-satunya… setelah ini aku akan mentraktirmu sepuasnya”

 

“Ne, arraseo. Keundae, aku benar-benar lelah mengikutimu tanpa membuahkan hasil! Semuanya bagus dan cocok untukmu lalu kau mau memilih baju yang seperti apa sih?” kesal Jiyeon

 

“Aku ingin dress yang dipakai Cheon Song Yi di Baeksang award, dia terlihat begitu menawan dan sexy. Jika aku memakainya pasti Myungsoo sunbae langsung jatuh hati kepadaku” jawab Suzy dengan polos tanpa melihat kedua tanduk invisible Jiyeon yang sudah berdiri tersebut

 

“Yaa…. Apa kau ingin memperlihatkan dadamu yang kecil itu” seru Jiyeon sambil menunjuk kearah dada Suzy yang langsung ditutupi oleh kedua tangan Suzy

 

“aku tak menyangka kau semesum itu, Park Jiyeon!” Suzy masih menutupi dadanya dengan tangan yang membentuk huruf X

 

“HAHAHAHAHAHA…. Aku memang benar kan? Kecuali kalau kau memakai push up bra atau apalah itu namanya. Yang jelas ketika kau memakai bra itu dadamu pasti akan lebih terlihat berisi, aku membaca dari internet jika para hallyu star sering menggunakannya jika mereka menggunakan gaun”

 

“JINJAYO?” Tanya Suzy dengan mata yang berbinar-binar seolah mendapatkan oasis di gurun pasir

 

“YA! Jangan bilang kau akan men…”

Belum sempat Jiyeon melanjutkan ucapannya, Suzy langsung lari dan menuju ke bagian pakaian dalam di dalam mall tersebut

 

“Chogi… apa disini menjual push up bra?” Tanya Suzy dengan suara yang terdengar seperti bisikkan

 

“Tentu ada, kau bisa memilihnya di pojok sana” tunjuk sang sales promotion girl tersebut

 

Terkadang Jiyeon memang begitu cerdas, pemikirannya sungguh sama sekali tidak terduga bagiku. Aku akan memakai gaun malam yang sexy malam ini seperti para idol jika menghadiri acara-acara besar. Mungkin ini kesempatan awal atau bahkan kesempatan terakhirku untuk mendekati Myungsoo sunbae, makanya aku harus bisa membuatnya terpesona denganku malam ini.

-7 PM, Bae Suzy’s house-

Aku sudah siap dengan gaun hitam yang tadi siang aku beli, tapi aku tidak jadi memakai bra yang baru saja kubeli karena aku merasa terlihat seperti wanita malam jika aku memakai itu, rasanya sama sekali tak pantas denganku yang masih berumur 21 tahun.

Kurasa dengan penampilanku seperti ini saja sudah cukup. Jiyeon yang mengatur make up-ku, aku mempercayaan Jiyeon kalau soal make up dan hasilnya pun sangat bagus untukku.

a9416b42b245676eb300ea673d924283

“Suzy-ya, kau bilang kan Myungsoo sunbae tidak pernah meminta nomor ponselmu. Lalu bagaimana dia menghubungimu jika dia sudah sampai di depan rumahmu eoh? Kurasa dia hanya mempermainkanmu saja, jika dipikir secara logika itu rasanya tidak mungkin seorang pria semacam Myungsoo sunbae tiba-tiba mengajakmu pergi ke sebuah pesta yang notabenenya di situ pasti akan banyak orang dan itu pasti akan membuatnya menjadi pusat perhatian”

Kupikir perkataan Jiyeon memang benar adanya, tapi apa Myungsoo sunbae bisa setega itu kepadaku? Tapi mengingat sifatnya yang terkenal nakal itu…. Ah molla……..

“Ya.. Suzy, jika pria itu tidak datang lebih baik kau ikut denganku saja ke ulang tahunnya Eunjung Eonni”

“Baiklah, tapi aku berharap dia akan benar-benar datang”

“Jangan terlalu banyak berharap dengan Myungsoo sunbae” Lagi lagi Jiyeon menasihatiku

Sudah jam 7.10 tapi dia sama sekali belum muncul, mungkin benar kata Jiyeon kalau dia hanya mempermainkanku saja. Ah eotthoke? Rasanya aku seperti boneka yang sebegitu mudahnya dipermainkan.

“Suzy-ah… wae geurae?” Tanya Jiyeon yang melihat Suzy tiba-tiba mengeluarkan air dari matanya.

 

“Ah ige, sepertinya aku kelilipan”

 

“Uljima… kau pasti akan mendapatkan yang terbaik” ucap Jiyeon mengerti dengan apa yang menyebabkan sahabatnya itu menangis.

 

“Kajja, aku bereskan kembali make up mu ini”

 

“Gomawo, Jiyeon-ie”

 

Sudah 30 menit terlewati, namun belum ada tanda-tanda kedatangan pria yang selama ini dinanti oleh Suzy.

 

“Sebaiknya kita berangkat ke pestanya Eunjung Eonni saja. Kajja” ucap Suzy mencoba untuk menyemangati dirinya sendiri

 

“Gwenchanayo?”

 

“Ne. sebelum kemalaman, ayo kita berangkat”

 

Ternyata ini bukan kesempatan awal atau kesempatan terakhirku melainkan ini hanya hayalanku saja. Seharusnya aku sadar dari awal kalau akhirnya pasti akan seperti ini.

“Omo uri Suzy… kau sangat cantik sekali” tiba-tiba Wonho datang menghampiriku dan Jiyeon. Kulihat dia sangat tampan dengan setelan jas kemeja hitamnya.

“Maja, berkatku dia menjadi puteri seperti ini” ucap Jiyeon dengan bangga

 

“Kudengar malam ini kau akan pergi dengan Myungsoo. Tapi kenapa kau malah ada disini?”

Jiyeon langsung member isyarat kepada Wonho untuk tidak membahas hal itu

 

“Ah… lebih baik kita mengambil makanan saja” ujar Wonho yang langsung mengerti

 

“Omona, bukankah itu Myungsoo sunbae.. waw dia datang dengan Soojung ternyata”

Sayup-sayup ocehan orang-orang terdengar begitu jelas di telinga Suzy yang sedang mengambil minuman. Gadis itu langsung mengarahkan pandangannya untuk mencari apa yang dibicarakan oleh orang di sekitarnya tersebut.

 

“Ah Suzy-ya kau lama sekali mengambil minumannya” Jiyeon langsung mengambil gelas yang ada di tangan Suzy dan segera meminumnya

Wonho penasaran dengan apa yang dilihat Suzy sedari tadi dan langsung mengepalkan lengannya dan membawa Suzy pergi ke tempat yang jauh.

 

“Kajja, kita mencari tempat lain” Jiyeon yang tidak tahu apa yang terjadi hanya mengikuti kedua sahabatnya itu.

 

Jadi ini alasannya dia tak jadi pergi denganku. Jadi dia pergi dengan Soojung, teman sekelasku yang merupakan pemilik yayasan yang menaungi universitas kami.

Gwenchana Suzy-ya…. Setidaknya kau masih memiliki Jiyeon dan Wonho yang selalu setia disisiku..

“Mau apa kau kemari?” aku kaget dengan pertanyaan Wonho dan terkejut karena tiba-tiba  Myungsoo sunbae sudah ada di sampingku.

“Aku kemari untuk meminta maaf kepadanya” Myungsoo sunbae tersenyum kepadaku

“Suzy-ssi, mianhae… karena aku tidak datang denganmu, aku tak tahu kalau ternyata kau juga kenal dengan Eunjung sehingga kita bertemu disini dan melihatku datang dengan wanita lain”

“Gwenchana sunbae”

“Lagipula Suzy tidak mengharapkan untuk datang denganmu” ucap Wonho yang diangguki oleh Jiyeon

“Cha.. sebaiknya kita ke Eunjung eonni untuk memberikan selamat kepadanya” seru Jiyeon yang langsung menarik lenganku

“Kalau begitu aku akan ikut dengan kalian”

Kenapa Myungsoo sunbae malah ikut dengan kami? Kau tahu rasanya aku sangat grogi sekali, berada di sampingnya amat sangat membuatku tak bisa melakukan apapun. Aku hanya diam dan sesegera mungkin untuk jalan cepat agar aku menyamai langkah Jiyeon yang ada di depanku.

Grep-

Tiba-tiba ada tangan yang menarik lenganku

“Kau harus ada disampingku, Bae Suzy”

TBC

anyyeong readers …. lama banget ga posting ff disini, mianhae karena ff yang lain belum ada kelanjutannya. author hiatus lama banget ada setahunan kayanya hehehehe, ada sesuatu yg sangat penting dan ga bisa diganggu gugat oleh apapun. author kasih ff pemanasan dulu buat kalian kalo responnya bagus, bisa jadi author bakal lanjutin I’ll protect you kalau yang comment bisa diitung pake jari ya wassalam aja deh ya. kritik dan saran mangga dishare di comment yaa…

see you ❤

Advertisements

54 responses to “My Silly Boy

  1. hooaa! myungpa bener” nappeun -,- masa tega banget ngeboongin suzy eonni. udah gitu dia dateng sama cewe’ lain lagi.. pen gua timpuk aja. tapi kenapa dia malah nyuruh suzy eonni buat disampingnya? terpesona? sangat ditunggu nextnya^^ 😀

  2. heol~nappeun kayak myungsoo harusnya kena bogeman mentah dari suzy aja,ketimbang kena cinta tulusnya suzy…next chap myungsoo harus kena karma#bersengut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s